Jakarta: Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan dokumen yang dibutuhkan oleh setiap pengendara kendaraan bermotor. Tetapi dokumen ini ternyata tidak dibutuhkan oleh Ratu Elizabeth II untuk mengemudi di jalan raya.
Semasa hidupnya, pemimpin kerajaan Inggris ini tidak membutuhkan SIM untuk mengemudi. Bahkan ketika dia melanggar batas kecepatan, dia juga tidak perlu menunjukan SIM ke pihak kepolisian.
Hak khusus ini memang diberikan kepada Elizabeth II karena statusnya sebagai ratu. Menurut The Sun, undang-undang lalu lintas di Inggris memberikan pengecualian beberapa kendaraan untuk melanggar batas kecepatan. Termasuk salah satu diantaranya deretan kendaraan yang membawa keluarga kerajaan.
Meski tidak memiliki SIM, jangan ragukan kemampuan mengemudi Ratu Elizabeth II. Dia sudah terletih menjadi sopir atau mekanik sejak Perang Dunia II.
Ratu Elizabeth II bergabung dengan Layanan Teritorial Pembantu pada tahun 1945. Anggota Layanan Teritorial Pembantu mengerjakan berbagai hal, mulai senjata anti serangan udara, sopir, hingga mekanik. Namun Elizabeth yang kala itu berusia 19 tahun tercatat dengan nomor registrasi 230873 atas nama Elizabeth Windsor memilih untuk menjadi sopir dan montir.
Pada puncak perang, dia telah menyelesaikan kursusnya di Pusat Pelatihan Mekanik No.1 ATS dan lulus sebagai pengemudi yang sepenuhnya memenuhi syarat. Dalam pelatihan tersebut, selain mengemudi, dia juga diajarkan bagaimana cara membaca peta dan memperbaiki mesin.
Jakarta: Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan dokumen yang dibutuhkan oleh setiap pengendara kendaraan bermotor. Tetapi dokumen ini ternyata tidak dibutuhkan oleh Ratu Elizabeth II untuk mengemudi di jalan raya.
Semasa hidupnya, pemimpin kerajaan Inggris ini tidak membutuhkan SIM untuk mengemudi. Bahkan ketika dia melanggar batas kecepatan, dia juga tidak perlu menunjukan SIM ke pihak kepolisian.
Hak khusus ini memang diberikan kepada Elizabeth II karena statusnya sebagai ratu. Menurut The Sun, undang-undang lalu lintas di Inggris memberikan pengecualian beberapa kendaraan untuk melanggar batas kecepatan. Termasuk salah satu diantaranya deretan kendaraan yang membawa keluarga kerajaan.
Meski tidak memiliki SIM, jangan ragukan kemampuan mengemudi Ratu Elizabeth II. Dia sudah terletih menjadi sopir atau mekanik sejak Perang Dunia II.
Ratu Elizabeth II bergabung dengan Layanan Teritorial Pembantu pada tahun 1945. Anggota Layanan Teritorial Pembantu mengerjakan berbagai hal, mulai senjata anti serangan udara, sopir, hingga mekanik. Namun Elizabeth yang kala itu berusia 19 tahun tercatat dengan nomor registrasi 230873 atas nama Elizabeth Windsor memilih untuk menjadi sopir dan montir.
Pada puncak perang, dia telah menyelesaikan kursusnya di Pusat Pelatihan Mekanik No.1 ATS dan lulus sebagai pengemudi yang sepenuhnya memenuhi syarat. Dalam pelatihan tersebut, selain mengemudi, dia juga diajarkan bagaimana cara membaca peta dan memperbaiki mesin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)