Tesla rugi Rp1,050 triliun di kuartal ketiga 2015. Autoguide
Tesla rugi Rp1,050 triliun di kuartal ketiga 2015. Autoguide

Industri Otomotif

Tesla Rugi Rp1 Triliun di Kuartal Ketiga 2015

M. Bagus Rachmanto • 05 November 2015 09:07
medcom.id: Geliat industri otomotif dunia pada mobil bertenaga listrik, ternyata tak berjalan mulus dalam perspektif permintaan atau demand. Pembuat mobil Amerika yaitu Tesla bahkan menyatakan bahwa baru-baru ini mereka mengalami kerugian.
 
Berdasarkan keterangan yang mereka rilis, pendapatan non-GAAP Tesla sebesar USD1.24 miliar (sekitar Rp17,360 triliun) dan kerugian non-GAAP per-saham sebesar USD0,58 atau USD75 juta (sekitar Rp1 triliun) di kuartal ketiga 2015.
 
Tapi sebagai perusahaan baru dan muda, kerugian ini telah diperkirakan terjadi selama kuartal peluncuran Model X crossover. Itu bersamaan dengan pembangunan Gigafactory di Nevada.

Di sisi lain ada kabar baik bagi investor, dari target total porduksi sebanyak 13.091 unit, pada kuartal terakhir telah mencapai 11.603 unit. Tesla awalnya direncanakan hanya menjual 50.000 unit, namun telah terjual sebanyak 55.000 kendaraan tahun ini, dan terjadi peningkatan sekitar 70 persen lebih pada 2014.
 
Perusahaan juga menginformasikan bahwa kenaikan penjualan secara substansial terjadi di Tiongkok, tapi tak disebutkan angka yang pasti. Melihat ke depan untuk kuartal berikutnya, Tesla mengharapkan terjadi peningkatan penjualan dan pengiriman yang lebih banyak pada kendaraan Model X.
 
Selain itu, untuk mengantisipasi kenaikan permintaan dari 17.000 unit menjadi 19.000 pada model Q4 di 2015, pembangunan Gigafactory dikebut. Kabarnya pabrik tersebut akan mulai beroperasi akhir tahun depan. Terakhir, Tesla menegaskan bahwa pihaknya berencana untuk mengungkap mobill Model 3-nya pada Maret 2016.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan