DKI Jakarta: Mobil yang mengalami kerusakan akibat terpapar abu vulkanik bisa diklaim melalui asuransi, tetapi pemilik kendaraan harus memiliki perluasan jaminan bencana alam dalam polisnya.
Perluasan tersebut diperlukan agar kerusakan kendaraan akibat bencana alam, termasuk paparan abu vulkanik, dapat memperoleh perlindungan asuransi.
Abu vulkanik yang berasal dari aktivitas erupsi gunung berapi memiliki karakter berbeda dibandingkan debu dan pasir biasa. Material tersebut mengandung belerang dan silika halus yang dapat menyebabkan korosi pada bodi mobil.
Karena itu, pemilik kendaraan yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik perlu memperhatikan kondisi mobil sekaligus memastikan perlindungan asuransinya.
Kerusakan Mobil Akibat Abu Vulkanik Bisa Diklaim Asuransi
Asuransi Astra, melalui layanan Garda Oto, memberikan perlindungan terhadap kerusakan kendaraan bermotor akibat bencana alam melalui perluasan jaminan bencana alam.
Baca Juga:
Kenali Tanda-Tanda Utama Mobil Butuh Spooring
Perlindungan tersebut dapat digunakan apabila kendaraan mengalami kerusakan akibat bencana alam, termasuk ketika mobil terpapar abu vulkanik. Namun, pemilik kendaraan perlu memastikan bahwa perluasan jaminan bencana alam sudah tercantum dalam perlindungan asuransinya.
Artinya, paparan abu vulkanik tidak otomatis dapat diklaim apabila kendaraan belum memiliki perluasan jaminan yang mencakup risiko bencana alam.
Karena itu, pemilik mobil perlu memeriksa kembali polis dan memastikan perluasan jaminan bencana alam telah ditambahkan apabila ingin memperoleh perlindungan terhadap risiko tersebut.
Cara Membersihkan Mobil yang Terkena Abu Vulkanik
Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan mobil setelah terpapar abu vulkanik.
1. Semprot Seluruh Permukaan Mobil dengan Air
Langkah pertama adalah menyemprot seluruh permukaan mobil menggunakan air. Tingkat semprotan air sebaiknya berada pada tingkat sedang agar material abu vulkanik dapat terangkat tanpa berisiko merusak cat mobil.
Baca Juga:
Biar Ga Salah Paham, Pahami Jenis Kendaraan Bebas Pajak
Tahap ini penting dilakukan sebelum proses pengelapan agar abu vulkanik tidak tergesek langsung dengan permukaan bodi.
2. Cuci Mobil Menggunakan Sampo Khusus
Setelah permukaan mobil disemprot air, tahap berikutnya adalah mencuci kendaraan menggunakan sampo mobil. Gunakan sampo mobil dengan tingkat keasaman sedang atau pH 7. Penggunaan sampo tersebut ditujukan untuk membantu menetralisir tingkat keasaman yang berasal dari unsur kimia dalam abu vulkanik.
3. Pastikan Wiper Bersih dari Abu Vulkanik
Bagian wiper juga perlu mendapat perhatian karena material abu vulkanik dapat menempel pada karet wiper. Lepaskan karet dari batang atau tuas wiper, kemudian cuci menggunakan air bersih. Pastikan material yang menempel sudah terangkat sebelum wiper kembali digunakan.
4. Keringkan Mobil dengan Kain Berbahan Lembut
Setelah proses pencucian selesai, kendaraan perlu dikeringkan. Gunakan kain lembap berbahan lembut saat melakukan proses pengeringan agar permukaan mobil tetap terjaga.
5. Hindari Menyemprot Bagian Mesin dengan Air
Pemilik mobil juga perlu berhati-hati saat membersihkan ruang mesin. Bagian mesin tidak dianjurkan dibersihkan dengan cara menyemprotkan air secara langsung. Untuk membersihkan bagian mesin, gunakan produk pembersih yang aman bagi berbagai komponen mesin.
DKI Jakarta: Mobil yang mengalami kerusakan akibat terpapar
abu vulkanik bisa diklaim melalui asuransi, tetapi pemilik kendaraan harus memiliki perluasan jaminan bencana alam dalam polisnya.
Perluasan tersebut diperlukan agar kerusakan kendaraan akibat bencana alam, termasuk paparan abu vulkanik, dapat memperoleh perlindungan asuransi.
Abu vulkanik yang berasal dari aktivitas erupsi gunung berapi memiliki karakter berbeda dibandingkan debu dan pasir biasa. Material tersebut mengandung belerang dan silika halus yang dapat menyebabkan korosi pada bodi mobil.
Karena itu, pemilik kendaraan yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik perlu memperhatikan kondisi mobil sekaligus memastikan perlindungan asuransinya.
Kerusakan Mobil Akibat Abu Vulkanik Bisa Diklaim Asuransi
Asuransi Astra, melalui layanan Garda Oto, memberikan perlindungan terhadap kerusakan kendaraan bermotor akibat bencana alam melalui perluasan jaminan bencana alam.
Perlindungan tersebut dapat digunakan apabila kendaraan mengalami kerusakan akibat bencana alam, termasuk ketika mobil terpapar abu vulkanik. Namun, pemilik kendaraan perlu memastikan bahwa perluasan jaminan bencana alam sudah tercantum dalam perlindungan asuransinya.
Artinya, paparan abu vulkanik tidak otomatis dapat diklaim apabila kendaraan belum memiliki perluasan jaminan yang mencakup risiko bencana alam.
Karena itu, pemilik mobil perlu memeriksa kembali polis dan memastikan perluasan jaminan bencana alam telah ditambahkan apabila ingin memperoleh perlindungan terhadap risiko tersebut.
Cara Membersihkan Mobil yang Terkena Abu Vulkanik
Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan mobil setelah terpapar abu vulkanik.
1. Semprot Seluruh Permukaan Mobil dengan Air
Langkah pertama adalah menyemprot seluruh permukaan mobil menggunakan air. Tingkat semprotan air sebaiknya berada pada tingkat sedang agar material abu vulkanik dapat terangkat tanpa berisiko merusak cat mobil.
Tahap ini penting dilakukan sebelum proses pengelapan agar abu vulkanik tidak tergesek langsung dengan permukaan bodi.
2. Cuci Mobil Menggunakan Sampo Khusus
Setelah permukaan mobil disemprot air, tahap berikutnya adalah mencuci kendaraan menggunakan sampo mobil. Gunakan sampo mobil dengan tingkat keasaman sedang atau pH 7. Penggunaan sampo tersebut ditujukan untuk membantu menetralisir tingkat keasaman yang berasal dari unsur kimia dalam abu vulkanik.
3. Pastikan Wiper Bersih dari Abu Vulkanik
Bagian wiper juga perlu mendapat perhatian karena material abu vulkanik dapat menempel pada karet wiper. Lepaskan karet dari batang atau tuas wiper, kemudian cuci menggunakan air bersih. Pastikan material yang menempel sudah terangkat sebelum wiper kembali digunakan.
4. Keringkan Mobil dengan Kain Berbahan Lembut
Setelah proses pencucian selesai, kendaraan perlu dikeringkan. Gunakan kain lembap berbahan lembut saat melakukan proses pengeringan agar permukaan mobil tetap terjaga.
5. Hindari Menyemprot Bagian Mesin dengan Air
Pemilik mobil juga perlu berhati-hati saat membersihkan ruang mesin. Bagian mesin tidak dianjurkan dibersihkan dengan cara menyemprotkan air secara langsung. Untuk membersihkan bagian mesin, gunakan produk pembersih yang aman bagi berbagai komponen mesin.
(UDA)