Polisi mengamankan jalur-jalur ramai pemudik, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Polisi mengamankan jalur-jalur ramai pemudik, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Solusi Keren Polantas dalam Operasi Ketupat Musim Mudik

Otomotif lalu lintas tol keselamatan lalu lintas
Ahmad Garuda • 07 Juni 2019 19:49
Jakarta: Masih dalam suasana mudik lebaran 2019, semua pihak dilibatkan untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan saat pulang kampung. Mengimplementasikan mudik hepi atau mudik asik maka road safety harus dibangun. Meskipun ini harus diperjuangkan untuk mewujudkanya.
 
Menurut Dirkamsel Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Chyishnanda Dwilaksana, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan mudik hepi. Di antaranya membudayakan para petugas maupun masyarakat menggunakan peta digital sebagai acuan atau setidaknya sebagai petunjuk awal.
 
"Tahap awal untuk membudayakan penggunaan peta digital bisa memanfaatkan aplikasi google map yang murah cepat dan semua bisa mengimplementasikan," ujar Chyishnanda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lalu dalam prakteknya, petugas lapangan juga mengecek hasil pantauan apakah sama atau tidak yang diinfokan dalam peta digital tersebut. Bila yang berwarna merah pekat segera dicairkan. Intinya petugas polisi lalu lintas dapat dianalogikan dokter jantung mengobati sumbatan yang tergambar pada hasil MRI.
 
Bukan hanya itu, pihak kepolisian khususnya Korlantas membuat hasil analisa atas pelayanan mudik lebaran. Dilanjutkan dengan membangun INTAN (intellegence traffic analysis) sebagai basis modernisasi polantas.
 
Sementara itu nantinya Operasi ketupat th 2020 akan dilakukan electronic toll collection supaya menjadi andalan untuk mengatasi masalah perlambatan di gate toll.
 
Kemudian ada juga TARC ( traffic accident research centre), yaitu melakukan analisa dan mengkaji kecelakaan lalu lintas menonjol maupun implementasi operasi ketupat. Baik secara manajemen maupun operasional terutama dalam mengambil langkah-langkah prioritas dari pengalihan arus, sistem buka tutup, contra flow sampai dengan one way dpt dibuat protokolnya.
 
Tak ketinggalan dilakukan sistem K3I (komunikasi koordinasi komando pengendalian dan informasi) dari tingkat pos polisi setiap satlantas, induk PJR dan TMC Polda maupun NTMC. Mereka menggunakan sistem peta digital dan data yang dapat dinilai kecepatan dan ketepatan mengurai perlambatan dan penanganan hal-hal yang bersifat emergency.
 
"Langkah selanjut meningkatkan kemitraan dengan pemangku kepentingan lainya dalam memberikan pelayanan yang prima. Yang menjadi perhatian adalah lokasi-lokasi seperti tonjong bumiayu; gentong garut mapun daerah-daerah wisata lainya yang secara geografis harus ada rekayasa jalan atau dibangun jalur yang memenuhi standar road safety dapat direncanakan pembangunannya solusi," tambahnya.
 
Kebijakan para pimpinan pada posko atau back office semua lini wajib mememahami dan mengimplementasikan sistem2 ini. Setidaknya untuk mengatasi titik-titik kemacetan. Sehingga mudik aman, selamat, lancar, tertib sampai tujuan.
 

(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif