Quality control penting untuk pengecekan akhir kendaraan pelanggan. IST
Quality control penting untuk pengecekan akhir kendaraan pelanggan. IST

Bengkel Mobil

Ceroboh Tangani Camry, Shop & Drive Siap Tanggung Kerusakan

Otomotif bengkel mobil
M. Bagus Rachmanto • 19 Februari 2018 10:25
Jakarta: Quality control (QC) atau kontrol kualitas pengerjaan dengan ketat harusnya menjadi catatan penting bagi bengkel mobil atau motor yang sudah punya nama seperti Super Shop & Drive. Lantaran tidak memperhatikan QC saat menangani mobil yang sedang sevis, Toyota Camry tipe V buatan 2008 milik Ade Habibie harus mengalami kerusakan transmisi otomatisnya.
 
Mereka pun mengaku melakukan kesalahan, dan siap bertanggung jawab penuh terhadap segala kerusakan yang terjadi di mobil tersebut. Saat dikonfirmasi medcom.id kepada Farlin mekanik Super Shop & Drive menjelaskan, apa yang terjadi di Toyota Camry tipe V 2008 milik Ade, memang murni karena kelalaian pihaknya.
 
Mereka mengaku kurang teliti saat finishing servis mobil. "Kita sudah meminta maaf kepada pak Habibie, dan siap bertanggung jawab jika ada kerusakan berat di mobilnya."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Farlin juga menyebutkan jika pihaknyya sudah menyarankan untuk melakukan pengecekan ke Toyota atau Auto200, serta siap menanggung biaya jika ada perbaikan.
Ceroboh Tangani Camry, Shop & Drive Siap Tanggung Kerusakan
Secara teknis, kata Farlin, kelalaian terjadi karena mekanik belum memasang pengikat atau klem selang ke oil cooler dari rumah transmisi sehingga terlepas. Akibatnya, tekanan oli yang cukup besar membuat selang terlepas saat dipakai, dan oli transmisi berkurang cukup banyak.
 
"Jadi saat mesin ada kompresi atau tekanan, selang tersebut lepas karena belum terpasang dengan benar," jelas Farlin kepada medcom.id, Senin (19/2/2018).
 
Sebelumnya, sang pemilik mobil, yaitu Ade Habibie mengeluhkan usai mengganti oli mesin dan transmisi di Super Shop & Drive Pluit, mobilnya malah mengalami masalah di perjalanan.
 
"Tadi pagi ganti oli mesin dan oli matic. Selesai pengerjaan, saya lalu pulang ke rumah dan belum sampai rumah mobil malah mogok. Pantas di jalan berasa kok ada orang buka kaca nunjuk-nunjuk mobil sebelum lama-lama berasa berat dan rpm tinggi hingga akhirnya enggak mau jalan sama sekali," keluh Ade kepada medcom.id, Minggu (18/2/2018).
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif