Emblem Leapmotor. Medcom.id/Ekawan Raharja
Emblem Leapmotor. Medcom.id/Ekawan Raharja

Setelah B10, Ini Mobil Baru yang Dipersiapkan Leapmotor

Ekawan Raharja • 07 Juli 2026 10:19
Ringkasnya gini..
  • Leapmotor Indonesia menyiapkan model baru setelah B10, dengan SUV listrik C10 menjadi kandidat terkuat meluncur tahun ini.
  • C10 masih dikaji bersama prinsipal, termasuk penentuan teknologi yang akan digunakan, yakni BEV atau REEV.
  • Leapmotor juga membuka peluang menghadirkan model lain di Indonesia jika kondisi pasar dan pasokan kendaraan mendukung.
Jakarta: Leapmotor Indonesia tidak ingin berhenti hanya dengan menghadirkan B10 sebagai model perdana di Tanah Air. Merek kendaraan listrik asal China itu tengah menyiapkan langkah lanjutan dengan mengkaji peluncuran model baru, termasuk SUV C10 yang berpeluang meluncur sebelum 2026 berakhir.
 
CEO Leapmotor Indonesia, Tan Kim Piauw, mengatakan B10 merupakan model pertama yang dipastikan hadir. Sementara itu, perusahaan bersama prinsipal masih membahas model-model berikutnya yang akan dipasarkan di Indonesia.
 
"Yang sudah pasti kami bawa adalah B10. Di luar B10, kami memang belum bisa mengumumkan apa saja model berikutnya karena masih berkaitan dengan kesiapan stok dari prinsipal," ujar Tan di Karet Tengsin Jakarta Pusat.

Salah satu model yang sedang diprioritaskan adalah Leapmotor C10. SUV listrik tersebut saat ini masih dalam tahap evaluasi bersama prinsipal sebelum diputuskan untuk dipasarkan di Indonesia. "C10 adalah salah satu produk yang sedang kami review bersama prinsipal. Setelah B10, mudah-mudahan kami juga bisa membawa C10 ke Indonesia," katanya.
 
Leapmotor juga masih mempelajari konfigurasi teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia. Karena itu, perusahaan belum menentukan apakah C10 akan dipasarkan sebagai Battery Electric Vehicle (BEV), Range Extended Electric Vehicle (REEV), atau tersedia dalam kedua pilihan tersebut.
 
"Kami mempelajari dua teknologi sekaligus, yaitu BEV dan REEV. Kemungkinan setiap produk bisa hadir dalam dua pilihan tersebut atau dimulai dari salah satunya terlebih dahulu. Semua itu masih kami kaji karena masing-masing teknologi membutuhkan persiapan produksi yang berbeda," jelasnya.
 
Tan menambahkan, peluang menghadirkan model lain tetap terbuka apabila kondisi pasar dan ketersediaan pasokan kendaraan dari prinsipal mendukung.
 
"Mudah-mudahan tahun ini kami bisa menghadirkan dua model. Kalau memungkinkan, tentu kami ingin membawa lebih banyak produk lagi ke Indonesia," ujar Tan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan