Presiden Direktur KRM, Duljatmono, menyebutkan kapasitas produksi yang dimiliki oleh pabriknya mencapai 60 ribu unit per tahun. Sedangkan kapasitas terpasangnya saat ini sekitar 25 ribu unit per tahun dengan satu shift.
"Kita fleksibel, efisien dengan single line. Daily operation bisa di-set secara fleksibel sesuai volume demand kendaraan. Contoh sekarang kapasitas per jam kita terapkan 15 unit per jam," ujar pria yang akrab disapa Momon pada Rabu (12-11-2025) di Cakung Jakarta Timur.
Baik KRM dan MKM saat ini diperkuat oleh lebih dari 100 perusahaan pemasok lokal yang menyediakan berbagai komponen (parts). Investasi ini tidak hanya dalam bentuk modal, tetapi juga mencakup transfer teknologi dan pengetahuan untuk memperkuat industri otomotif nasional sebagai basis produksi strategis.
Baca Juga:
Jaecoo J5 EV Mulai Diserahkan ke Konsumen di Seluruh Indonesia
Sejak berdiri pada tahun 1973, KRM berperan penting dalam mendukung industri otomotif nasional dengan fokus pada kegiatan manufaktur dan perakitan unit kendaraan Mitsubishi Fuso, seperti Canter, Fighter X, hingga produk terbaru Fighter X FM65F Tractor Head 4x2 yang diluncurkan pada September lalu.
Dalam proses perakitan di KRM, seluruh lini produk, termasuk Fighter X FM65F Tractor Head 4x2, dikerjakan oleh tenaga kerja Indonesia yang terampil dan berpengalaman di bawah pengawasan sistem kontrol kualitas global.
Proses perakitan dilakukan sepenuhnya di fasilitas KRM, mencakup chassis assembly, engine installation, hingga running test untuk memastikan performa dan keamanan setiap unit sesuai standar global.
Untuk menjamin kepuasan pelanggan, setiap produk yang dirakit di pabrik KRM melalui tahapan kontrol kualitas yang ketat agar menghasilkan kendaraan presisi, aman, nyaman, dan memiliki performa terbaik untuk menunjang kebutuhan logistik dan transportasi.
Duljatmono, menjelaskan perusahaan telah menerapkan sistem production tracking berbasis QR code pada cabin dan chassis untuk memantau progres serta potensi defect setiap unit secara real-time.
Baca Juga:
Segini Harga Wheel Alignment (Spooring-Balancing) di Bengkel!
“Sistem ini akan kami kembangkan menjadi Manufacturing Execution System (MES) sebagai langkah strategis menuju integrasi menyeluruh antarproses produksi,” ujar Duljatmono.
MES ini dirancang untuk menciptakan proses produksi yang modern, adaptif, dan efisien, dengan pengelolaan data yang transparan dan real-time. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, serta kualitas di seluruh lini produksi Mitsubishi Fuso.
Sebagai bukti komitmen terhadap kualitas dan keselamatan kerja, PT KRM telah menerapkan standar internasional IATF 16949:2016 dan ISO 9001:2015, memastikan seluruh proses produksi berjalan konsisten sesuai standar mutu global.
Selain itu, KRM juga menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama, dibuktikan dengan pencapaian Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) tingkat lanjutan dengan nilai 93,37%, serta penghargaan Bendera Emas atas keberhasilan menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan kompetitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News