Masih kurang dari 90 persen konsumen Nissan yang balik melakukan servis di bengkel resmi. Nissan
Masih kurang dari 90 persen konsumen Nissan yang balik melakukan servis di bengkel resmi. Nissan

Apa Alasan Pemilik Mobil Baru Enggan Servis ke Bengkel Resmi?

Otomotif mobil baru nissan
Ekawan Raharja • 29 Mei 2019 17:04
Jakarta: Melakukan servis berkala untuk mobil tentu sebaiknya dilakukan di bengkel resmi. Namun nyatanya masyarakat Indonesia masih banyak yang enggan kembali lagi ke bengkel resmi untuk melakukan perawatan berkala.
 
Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Isao Sekiguchi, menjelaskan hingga saat ini masih banyak konsumen Nissan yang tidak balik ke bengkel resmi untuk melakukan perawatan rutin. Dia menyebutkan bahwa kondisi ini tidak hanya dialami oleh Nissan, namun juga beberapa merek lainnya.
 
"Kondisi itu tidak hanya dialami oleh kami, tapi juga kendaraan merek lain. Kami sudah memberikan paket layanan purna-jual ketika konsumen membeli kendaraan Nissan yang di dalamnya termasuk layanan bebas biaya jasa perawatan dan diskon pembelian suku cadang," buka Isao Sekiguchi di Chassis Jakarta usai berbuka puasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Disebutkan untuk konsumen Nissan untuk konsumen yang kembali melakukan perawatan rutin masih di bawah 90 persen. Bahkan untuk model Low Cost Green Car (LCGC) yang berada di bawah naungan Datsun angkanya lebih kecil lagi.
 
Apa Alasan Pemilik Mobil Baru Enggan Servis ke Bengkel Resmi?
 
Untuk konsumen LCGC di tahun pertama, konsumen yang kembali melakukan servis berkala di bawah 90 persen. Namun untuk di tahun kedua, angka yang kembali ke bengkel resmi turun menjadi di bawah 70 persen.
 
Di sebutkan bahwa masih banyak yang memiliki persepsi bahwa servis di bengkel resmi mahal. Sehingga banyak pemilik mobil yang melakukan servis di bengkel umum dan bisa menggunakan suku cadang tidak asli yang membuat harganya lebih murah. Hanya saja penggunaan suku cadang tidak asli membuat mobil rentan rusak dalam jangka waktu tertentu.
 
"Kami akan tetap menerima pemilik kendaraan di bengkel resmi kami meskipun mereka telah merawat mobil di bengkel non-resmi sebelumnya," sambung Isao Sekiguchi.
 
Untuk mengatasi kondisi tersebut, beberapa merek otomotif membuat paket servis untuk mobil yang baru di beli konsumen. Konsumen akan membayar di awal atau servis selama periode tertentu sudah dimasukan ke harga jual mobil.
 
Nissan memiliki program Nissan Care Package untuk konsumen All New Livina, Nissan Xtrail, dan Nissan Terra. Program ini akan membuat pelanggan akan menerima servis dan suku cadang gratis selama 50.000 kilometer atau empat tahun (mana yang tercapai lebih dahulu), sesuai dengan jadwal regular check-up mobil.
 
Program serupa juga sudah diterapkan oleh Mitsubishi dengan program paket Smart Gold yang diberikan Mitsubishi Indonesia untuk semua pembeli Xpander. Nantinya konsumen akan mendapatkan bebas jasa dan suku cadang untuk servis berkala selama 50 ribu kilometer atau tiga tahun.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif