Indikator aki menyala tanda sistem kelistrikan mobil bermasalah. Samarins
Indikator aki menyala tanda sistem kelistrikan mobil bermasalah. Samarins

Indikator Aki Menyala? Cek Komponen Ini

Otomotif perawatan kendaraan tips knowledge
M. Bagus Rachmanto • 10 November 2019 13:47
Jakarta: Lampu battery/aki di panel speedometer berfungsi sebagai indikator sistem pengecasan/pengisian kelistrikan di mobil. Apabila indikator tersebut menyala, maka anda harus waspada, lantaran ada yang salah dengan sistem pengisian.
 
"Normalnya lampu indikator aki akan mati saat mesin mulai berputar, yang menandakan sistem pengisian atau dinamo alternator sudah menghasilkan listrik untuk mengecas aki mobil," beber Fahmi pemilik bengkel Fahmi Jaya Motor, saat berbincang dengan Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.
 
Menurut Fahmi ada beberapa penyebab yang membuat indikator aki menyala, diantaranya soket alternator kendur atau karbon brush sudah habis atau aus, yang mengakibatkan dinamo alternator tidak bisa bekerja untuk menghasilkan listrik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Solusinya adalah dengan melakukan pengecekan kondisi karbon brush atau slip ring yang terdapat di dinamo alternator. Jika kedua komponen tersebut sudah habis maka perlu diganti.
 
Fahmi menyarankan, apabila mengalami kondisinya sudah rusak untuk segera melakukan perbaikan, agar tidak merembet ikut merusak aki dan berimbas mesin tiba-tiba mati saat dalam perjalanan.
 
Selain itu jangan lupa untuk melakukan pengecekan secara berkala aki mobil Anda, karena aki juga termasuk komponen fast moving, dalam artian komponen yang habis masa pakainya, dan apabila sudah tidak bekerja secara maksimal harus segera mendapatkan perawatan atau lekas diganti.
 
Menginggat komponen ini punya peran vital yang berfungsi sebagai sebagai pemasok arus listrik di mobil. Aki juga perlu diperhatikan dan mendapat perawatan rutin, biar berumur panjang.
 
Selain sistem kelistrikan di mobil terganggu, gejala aki yang sudah tidak optimal atau bermasalah adalah sinar lampu depan yang menjadi tidak terang. Yang terburuk, mobil tidak bisa dinyalakan karena mesin tidak kuat di-starter.
 
Untuk mencegah hal tersebut dan menjaga aki berumur panjang ada beberapa cara. Pastikan terlebih dulu bahwa semua kelistrikan yang disuplai aki, seperti lampu, power window, alarm, klakson dan yang lainya, tidak bermasalah.
 
"Jika tidak ada kebocoran yang berkaitan dengan kelistrikan, tinggal lakukan perawatan rutin, seperti cek air aki. Jika kurang tambahkan sesuai ukuran, kemudian cek terminal aki jangan sampai kendur. Jika timbul korosi di kepala aki cukup bersihkan dengan air panas, dan gosok pakai sikat gigi biar kotorannya hilang," jelasnya.
 
Jangan memasang atau menggunakan perangkat mobil yang berkaitan dengan suplai listrik dengan daya tinggi atau berlebihan, seperti memasang sound system dengan ekstrem akan berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan aki atau bisa bikin tekor. Gunakan suplai listrik sesuai kapasitas dan kebutuhan, agar lebih awet dan tahan lama.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif