Tank Harimau jagoan baru Pindad. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Tank Harimau jagoan baru Pindad. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Tank Canggih Baru Pindad Bernama Harimau

Otomotif pameran otomotif
M. Bagus Rachmanto • 09 November 2018 18:03
Jakarta: Indo Defence 2018 Expo & Forum yang berlangsung di JiExpo Kemayoran, Jakarta, 7-8 November menampilkan beragam kendaraan militer, baik yang diproduksi lokal maupun luar negeri.
 
Menarik, dari pantaun langsung Medcom.id, produk lokal ternyata tak kalah saing dengan produk luar, seperti tank, mobil, dan motor khusus militer garapan PT. Pindad. Jika Amerika Serikat (AS) punya mobil Humvee yang begitu melegenda, Indonesia pun tak kalah ketinggalan. Indonesia juga punya mobil militer yang kemampuannya sekelas dengan Humvee, yakni Komodo.

Kendaraan taktis Komodo ini merupakan salah satu produk PT. Pindad. Kelebihan yang dimiliki Komodo yaitu memiliki sistem Remote Control Weapon System dan dapat mengangkut rudal Mistral. Efektifitas dan durabilitas Komodo yang telah teruji di berbagai misi membuat banyak negara yang tertarik untuk membeli kendaraan ini seperti Oman, Malaysia, Singapura dan Brunei.
 
Ada juga Panser Anoa 6x6 kelas dunia hasil karya asli anak bangsa. Panser Anoa telah memiliki sertifikasi standar NATO STANAG Level 3. Artinya Panser Anoa sudah diakui punya kemampuan dalam menahan serangan peluru kinetis (Armor Piercing Bullet).

Teranyar adalah Tank Harimau yang saat ini sedang digarap oleh Pindad. Menurut Acccount Manager PT Pindat Persero, Suresh Ferdian, Tank Harimau ini dikembangkan bersama dengan negara Turki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keunggulan medium tank ini sudah fully loading dengan RCWS (remote control weapon system). Kaliber senjatanya cannon yang 105 dan bisa dikatakan baru pertama di dunia untuk yang kelas medium, light tank.
 
"Sekarang kita sedang mempersiapkan produk baru tank medium yang diberi nama Harimau. Dalam pengembangannya kita kerjasama dengan Turki, seperti desain dan teknologi. Apabila semuanya lancar, tahap awal Pindad akan memproduksi 10 unit, tahap selanjutnya tergantung permintaan," terang Suresh kepada Medcom.id di Jakarta, Jumat 9 November 2018.

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi