Serba-Serbi <i>Body Coating</i>, Beda Komponen Beda Obat
Obat untuk body coating tak boleh disamakan untuk perawatan kaca. medcom.id/Ahmad Garuda
Jakarta: Banyak orang yang peduli terhadap perawatan kendaraan mereka. Tapi tidak banyak yang menyiapkan waktu untuk berkonsultasi tentang detail body coating lebih jauh. Misalnya tentang aplikasi obat coating yang ternyata harus dibedakan penggunaannya. Misalnya antara kaca, bodi, mika lampu hingga pelek.

Menurut Owner Operational Finesse Auto Detailing, Nicholas Kho, bahwa obat coating itu tak boleh disamakan antara bagian yang berbeda. Mengingat antara satu material dengan material lainnya itu berbeda porinya.

"Kami di Finesse memberlakukan pembedaan untuk bodi dan kaca. Paket perawatan ini sudah termasuk dalam satu harga. Kecuali untuk tambahan perawatan pelek, itu akan dikenakan biaya khusus. Tapi intinya antara semua komponen yang berbeda ini, akan dilakukan treatment berbeda," ungkap Nicholas.

Treatment yang dimaksudkan oleh Nicholas adalah untuk bodi mobil, mereka menggunakan obat khusus dari Camui yang mampu mengisi celah pori yang lebih besar dan membuat warna bodi lebih keluar. Sementara untuk kaca digunakan obat yang mampu mengisi celah pori yang lebih rapat.

"Makanya untuk rekomendasi body coating, rata-rata tempat perawatan bodi mobil diberikan yang dual layer. Yaitu base coat untuk lapisan awal dan top coat untuk lapisan atas. Tapi kalau mau lebih kuat dan lebih lama, ada juga yang triple layer."


Perawatan yang dilakukan untuk membuat coatingnya bertahan adalah dengan cara melakukan perawatan khusus. Menurut Nicholas, perawatan khusus ini, sama saja dengan penambahan top coat yang dilakukan setiap enam bulan sekali.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id