Jangan pakai air mineral buat radiator, bisa bikin berkarat. Wikihow
Jangan pakai air mineral buat radiator, bisa bikin berkarat. Wikihow

Tips Mobil

Pakai Air Mineral Buat Radiator, Ternyata jadi Biang Karat!

M. Bagus Rachmanto • 05 Oktober 2015 11:41
medcom.id, Jakarta: Radiator punya peran penting sebagai sistem pendingin mesin mobil, maka jangan anggap sepele komponen yang satu ini jika tak ingin mesin mobil Anda menjadi panas.
 
Pengecekan dan pengisian air radiator yang benar bisa bikin awet radiator, serta komponen lainnya yang berhubungan dengan fungsi pendingin mesin (water pump, thermostat).
 
Tahukah Anda, ternyata penggunaan air mineral untuk radiator bisa bikin rusak? Penyebabnya adalah, air mineral yang dipanaskan dikisaran suhu 80-90 derajat celcius akan berkerak dan mengendap, ini terjadi di dalam mesin, sehingga bisa menyebabkan karat, sampai terjadinya penyumbatan pada radiator.

Jika sudah sudah begini, kinerja radiator dipastikan jadi tidak optimal dan menganggu fungsi pendingin mesin.  “Air mineral baik untuk tubuh manusia, tetapi tidak baik untk radiator mobil, karena air mineral yang dipanaskan pada suhu tertentu bisa bikin berkerak sehingga menyebabkan karat,” kata Arief Gunadibrata, President & CEO PT Topindo Atlas Asia.
 
“Air yang bagus buat radiator adalah yang dihasilkan melalui proses kondensasi/pengembunan, seperti air dari tetesan AC. Porses kondensasi/pengembunan ini juga dilakukan untuk membuat produk radiator,” tambahnya.
 
Mulai sekarang perhatikan penggunaan air untuk mengisi radiator Anda. Gunakan air bersih dan tidak mengandung mineral, serta kuras/ganti air radiator secara berkala, minimal setiap enam bulan atau setelah 40 ribu kilometer.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan