Regulasi balap Formula One tahun 2019 mengalami perubahan kecil, khususnya di sektor paket aerodinamika. Andrej Isakovic / AFP
Regulasi balap Formula One tahun 2019 mengalami perubahan kecil, khususnya di sektor paket aerodinamika. Andrej Isakovic / AFP

Regulasi Baru Mobil Formula One, Dimensi Bodi Makin Melar

Otomotif formula 1 balap mobil
Ahmad Garuda • 04 Januari 2019 20:07
Jakarta: Ajang balap Formula One tahun ini kembali mendapatkan penyegaran regulasi. Terutama regulasi teknis di kendaraan dan sporting regulations. Menariknya, regulasi teknis ini memperlihatkan dimensi bodi mobil F1 yang ada tahun ini semakin melar (lebih lebar, lebih panjang dan lebih tinggi).
 
Perubahan regulasi teknis yang menyangkut sistem aerodinamika ini, memang sudah menjadi hal yang biasa dilakukan regulator di ajang balap jet darat itu setiap menjelang musim baru. Apalagi ajang ini masih dinilai sulit menyaingi serunya tontonan balap motor seperti MotoGP.
 
Beberapa regulasi yang diatur ulang oleh federasi balap mobil dunia (FIA) adalah, dimensi sayap depan dan konfigurasi bilah untuk mengatur pergerakan udara yang melewatinya. Kemudian posisi spion, dimensi sayap belakang, pola pergerakan sayap untuk sistem DRS, posisi kamera on-board di atas sistem Halo dan beberapa lagi yang lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Regulasi Baru Mobil Formula One, Dimensi Bodi Makin Melar
 
Dari simulasi yang dibuat oleh Editor Teknis Motorsport.com, Giorgio Piola, beberapa perubahan untuk dimensi bodi yang lebih melar dan konfigurasi lebih sederhana, perbedaannya terlihat cukup besar. Misalnya sayap depan yang membentang lebih panjang 200 mm (20 cm) dari versi 2018. Kemudian konfigurasi bilah yang disederhanakan, termasuk sistem ventilasi pengereman roda depan.
 
Dituturkan oleh Technical Editor Autosport, Jake Boxall-Legge, bahwa fungsi penyederhanaan paket aerodinamika ini, untuk membuat peluang saling susul terbuka lebar.
 
Regulasi Baru Mobil Formula One, Dimensi Bodi Makin Melar
 
"Membuat konfigurasi sayap lebih sederhana seperti ini, akan membawa efek besar untuk aksi saling susul di lintasan. Itu terjadi karena downforce (gaya tekan ke bawah saat kecepatan tinggi) mobil ini akan lebih besar. Efek ini akan berkurang drastis ketika bilah sayap fleksibel untuk mereduksi downforce di belakang (DRS) diaktifkan," ujar Jake.
 
Hal lain yang diatur dalam regulasi tersebut adalah soal penempatan kamera on-board. Hal ini dilakukan agar penonton lewat layar televisi, tidak terganggu dengan posisi Halo yang membentang di bagian bawah. Sistem Halo itu pun juga akan dilakukan sedikit modifikasi.
 
Kemudian untuk hal teknis, regulator F1 sama sekali tidak melakukan ubahan. Mengingat dengan adanya perubahan paket aerodinamika ini saja, dirasakan cukup membuat balapan 2019 bakal lebih seru.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif