Kabupaten Tangerang: GAC Indonesia menjelaskan pengembangan Aion V dilakukan dengan mengutamakan kebutuhan pengguna melalui filosofi Listening First. Pendekatan tersebut menempatkan masukan pelanggan sebagai dasar dalam merancang desain, teknologi, kenyamanan kabin, hingga fitur keselamatan SUV listrik tersebut.
Aion V menjadi salah satu model global GAC yang dipasarkan di Indonesia. Mobil listrik ini dikembangkan dengan filosofi Human-Centered Design, yakni pendekatan yang menjadikan kebutuhan manusia sebagai pusat dalam setiap proses inovasi kendaraan.
Salah satu sosok di balik pengembangan Aion V adalah Product Director Aion V, Sean Xiong. Ia bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan konsumen menjadi strategi produk, desain, serta pengalaman berkendara yang kini menjadi identitas utama Aion V.
"Bagi kami, mendengarkan adalah titik awal dari setiap desain yang hebat. Kami tidak memulai dengan bertanya fitur apa yang bisa ditambahkan, tetapi bagaimana orang hidup, bepergian, dan apa yang benar-benar mereka butuhkan dari sebuah kendaraan,” tuturnya.
Sean menjelaskan filosofi tersebut diterapkan pada seluruh aspek kendaraan, mulai dari desain eksterior, kenyamanan kabin, teknologi, hingga sistem keselamatan.
Menurut GAC, filosofi Listening First menjadi landasan dalam setiap keputusan desain dan rekayasa produk. Perusahaan meyakini inovasi tidak hanya lahir dari perkembangan teknologi, tetapi juga dari pemahaman terhadap cara konsumen menggunakan kendaraan dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui riset dan masukan pengguna dari berbagai negara, GAC mengidentifikasi tiga faktor utama yang paling memengaruhi pengalaman berkendara, yakni kualitas, teknologi, dan keselamatan. Ketiga aspek tersebut kemudian menjadi fondasi dalam pengembangan Aion V agar sesuai dengan kebutuhan mobilitas modern.
Konsep tersebut diwujudkan melalui T-REX Design Language, identitas desain Aion V yang terinspirasi dari karakter Tyrannosaurus Rex sebagai simbol kekuatan, pertumbuhan, dan jiwa petualang.
Desain Aion V merupakan hasil kolaborasi studio desain global GAC yang berada di Los Angeles, Milan, dan Shanghai. Kolaborasi ini bertujuan menggabungkan perspektif internasional dengan kebutuhan konsumen di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Pendekatan Human-Centered Design juga diterapkan pada interior melalui konsep Urban Zero-Pressure Suspension Cabin. Kabin dirancang lebih lapang dengan konfigurasi kursi yang fleksibel, penggunaan material premium, serta ruang penyimpanan yang mendukung aktivitas keluarga maupun perjalanan jarak jauh.
Di sektor teknologi, seluruh antarmuka kendaraan dikembangkan dengan konsep Human-Centered Technology. Sistem ini dirancang agar mudah dipahami dan dioperasikan oleh pengemudi sehingga dapat mengurangi distraksi saat berkendara.
Dari sisi keselamatan, Aion V telah memperoleh sertifikasi 5-Star ANCAP dan 5-Star Euro NCAP. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa SUV listrik ini memenuhi standar keselamatan internasional sejak tahap awal pengembangannya.
Melalui pendekatan tersebut, GAC Indonesia memastikan Aion V tetap relevan dengan karakteristik dan kebutuhan konsumen di pasar Indonesia. (Autogear.id/Alun Segoro)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan