Lynk & Co klaim teknologi pengisian baterai 10% hingga 70% hanya dalam 4 menit 22 detik. Carnewschina
Lynk & Co klaim teknologi pengisian baterai 10% hingga 70% hanya dalam 4 menit 22 detik. Carnewschina

Lynk & Co Klaim Teknologi Pengisian EV-nya Lebih Cepat dari BYD

Ekawan Raharja • 08 April 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Lynk & Co mengklaim teknologi baterai 900V terbaru mampu mengisi daya mobil listrik lebih cepat dari BYD.
  • Model Lynk & Co 10 dapat mengisi baterai 10% hingga 70% hanya dalam 4 menit 22 detik.
  • Pengujian menggunakan charger ultra-cepat Zeekr, dengan daya puncak mencapai 1.100 kW.
Beijing: Persaingan teknologi pengisian cepat kendaraan listrik semakin ketat. Merek otomotif Lynk & Co, yang berada di bawah grup Geely, mengumumkan kemampuan pengisian daya terbaru yang diklaim lebih cepat dibanding teknologi milik BYD.
 
Pengumuman ini hadir hanya satu bulan setelah BYD memperkenalkan generasi kedua baterai blade serta teknologi megawatt flash charging yang disebut memiliki kecepatan pengisian massal tercepat di dunia, dikutip dari Carnewschina.
 
Lynk & Co menyatakan model terbaru mereka, Lynk & Co 10, mampu mencatatkan performa pengisian yang lebih cepat berkat penggunaan baterai 900V Energee Golden Brick Battery.

Berdasarkan data uji resmi yang dirilis perusahaan, Lynk & Co 10 mampu mengisi daya dari 10 persen hingga 70 persen dalam waktu 4 menit 22 detik. Pengisian dari 10 persen ke 80 persen tercatat membutuhkan 5 menit 32 detik, sementara pengisian hingga 97 persen dapat diselesaikan dalam 8 menit 42 detik.

Baca Juga:
Toyota Land Cruiser 250 Terbaru Ada Fitur Anti Maling


Catatan tersebut lebih cepat dibanding hasil pengisian teknologi megawatt flash charging milik BYD yang membutuhkan sekitar 5 menit untuk mengisi dari 10 persen ke 70 persen, serta 9 menit untuk mencapai 97 persen.
 
Dalam pengujian tersebut, daya pengisian puncak mencapai 1.100 kW. Bahkan setelah kapasitas baterai mencapai 80 persen, daya pengisian masih mampu bertahan di atas 500 kW.
 
Pengujian teknologi ini dilakukan menggunakan stasiun pengisian megawatt milik Zeekr tipe V4. Meski demikian, perusahaan belum mengungkapkan jadwal penerapan massal untuk infrastruktur pengisian daya tersebut.
 
Menurut Zeekr, hingga akhir Februari 2026 jaringan pengisian yang dibangun oleh grup Geely telah mencapai 2.103 stasiun pengisian dengan total 10.212 unit charging pile yang tersebar di 215 kota di seluruh China.
 
Jaringan tersebut mencakup 6.269 stasiun di area layanan jalan tol, 1.216 stasiun pengisian ultra-cepat 800V, serta 5.468 unit charging pile ultra-cepat.

Baca Juga:
Hyundai Boulder Concept, SUV Boxy untuk Berpetualang


Di sisi lain, BYD juga terus memperluas jaringan pengisian cepatnya. Perusahaan tersebut baru saja meresmikan stasiun megawatt flash charging ke-5.000 dan menargetkan pembangunan hingga 20.000 stasiun pengisian pada akhir tahun ini.
 
Sistem pengisian ultra-cepat milik Zeekr yang digunakan dalam pengujian Lynk & Co sendiri diperkenalkan tahun lalu. Teknologi tersebut memiliki daya puncak hingga 1.300 kW dengan arus maksimum 1.300 ampere, serta menggunakan sistem pendinginan cair penuh untuk mengatasi panas yang dihasilkan dari pengisian daya berdaya sangat tinggi.
 
Perkembangan teknologi ini menunjukkan bahwa kompetisi di sektor kendaraan listrik tidak hanya terjadi pada kendaraan itu sendiri, tetapi juga pada ekosistem pendukung seperti teknologi baterai dan infrastruktur pengisian daya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan