medcom.id: Dunia otomotif Eropa dan Amerika tengah dihebohkan dengan kasus dieselgate yang dilakukan oleh Volkswagen. Pabrikan Jerman ini menggunakan software khusus yang bisa menghasilkan emisi rendah hanya untuk lolos pengujian saja, setelahnya emisi yang dihasilkan justru diatas standar.
Elon Musk, bos mobil listrik Tesla pun ikut angkat bicara mengenai kasus ini. Berbicara kepada Top Gear di Belgia, Musk mengatakan apa yang dilakukan Volkswagen menjadi bukti pengembangan teknologi keduanya sudah mencapai batas.
"Pengembangan mesin diesel dan bensin sudah mencapai batas, sekarang waktunya untuk berganti mengembangkan teknologi otomotif terbaru," katanya.
Tentu saja yang dimaksud teknologi terbaru tadi adalah mobil listrik. Musk sendiri memang mampu membuat pamor mobil listrik melesat belakangan ini. Apalagi jika bukan karena mobil Tesla Model S yang diterima masyarakat dunia.
Pengembangan mobil listriknya mampu mematahkan anggapan jarak tempuh yang pendek hingga performa mobil listrik yang buruk. Tesla pun semakin berkembang dan telah membangun pabriknya di daratan Eropa, tepatnya di Belanda.
medcom.id: Dunia otomotif Eropa dan Amerika tengah dihebohkan dengan kasus dieselgate yang dilakukan oleh Volkswagen. Pabrikan Jerman ini menggunakan
software khusus yang bisa menghasilkan emisi rendah hanya untuk lolos pengujian saja, setelahnya emisi yang dihasilkan justru diatas standar.
Elon Musk, bos mobil listrik Tesla pun ikut angkat bicara mengenai kasus ini. Berbicara kepada Top Gear di Belgia, Musk mengatakan apa yang dilakukan Volkswagen menjadi bukti pengembangan teknologi keduanya sudah mencapai batas.
"Pengembangan mesin diesel dan bensin sudah mencapai batas, sekarang waktunya untuk berganti mengembangkan teknologi otomotif terbaru," katanya.
Tentu saja yang dimaksud teknologi terbaru tadi adalah mobil listrik. Musk sendiri memang mampu membuat pamor mobil listrik melesat belakangan ini. Apalagi jika bukan karena mobil Tesla Model S yang diterima masyarakat dunia.
Pengembangan mobil listriknya mampu mematahkan anggapan jarak tempuh yang pendek hingga performa mobil listrik yang buruk. Tesla pun semakin berkembang dan telah membangun pabriknya di daratan Eropa, tepatnya di Belanda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)