Kick off Big Bang Auto Festival 2026, Rabu, 21 Oktober 2026. dok rmf
Kick off Big Bang Auto Festival 2026, Rabu, 21 Oktober 2026. dok rmf

Konsep Cuci Gudang, Big Bang Auto Festival 2026 Tawarkan Mobil dan Motor Harga Miring

Adri Prima • 21 Oktober 2026 21:38
Ringkasnya gini..
  • Big Bang Auto Festival 2026 menawarkan mobil di bawah Rp500 juta, motor di bawah Rp50 juta, serta aksesori dan suku cadang.
  • Berkolaborasi dengan AISMOLI, Big Bang Auto Festival turut mendorong pengenalan kendaraan listrik dan edukasi kepada masyarakat.
  • Big Bang Auto Festival digelar 25 Desember 2026–5 Januari 2027 di JIExpo Kemayoran, dengan tiket mulai Rp15 ribu.
Jakarta: Big Bang Festival 2026 menghadirkan menu baru untuk pengunjung. Untuk pertama kalinya, pameran akhir tahun edisi ke-9 bakal dibarengi pameran otomotif Big Bang Auto Festival yang menawarkan beragam produk otomotif, mulai dari mobil, sepeda motor, kendaraan listrik, hingga aksesori dan suku cadang. 

Mengusung konsep “Cuci Gudang Otomotif Akhir Tahun”, Big Bang Auto menawarkan beragam produk otomotif dengan harga miring.

Big Bang Auto Festival dikembangkan oleh Rev Matrix Factory (RMF) sebagai mitra eksklusif otomotif PT Expo Indonesia Jaya (Expoindo), selaku penyelenggara Big Bang Festival. 

Program ini juga melibatkan sejumlah pihak, termasuk Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), untuk memperluas pengenalan kendaraan listrik kepada masyarakat.
 

Tawarkan mobil dan motor dengan harga miring


Big Bang Auto Festival 2026 menghadirkan sejumlah kategori kendaraan dengan penawaran harga yang menyasar berbagai kebutuhan konsumen. Pengunjung dapat menemukan sepeda motor dengan harga di bawah Rp50 juta serta mobil di bawah Rp500 juta.

Selain kendaraan baru, pameran ini juga menyediakan pilihan sepeda motor konvensional, kendaraan listrik, aksesori, serta suku cadang otomotif dengan penawaran cuci gudang. Penyelenggara turut menyiapkan aktivitas lelang mobil dan sepeda motor sebagai alternatif bagi pengunjung yang ingin mendapatkan kendaraan. Pameran ini juga membuka peluang promosi lintas kategori melalui penawaran gabungan atau bundling. Produk otomotif berpotensi dipasarkan bersama barang elektronik, produk gaya hidup, dan kategori belanja lainnya yang tersedia di Big Bang Festival.

Founder Rev Matrix Factory, Rudi MF, mengatakan Big Bang Auto Festival dirancang untuk mendekatkan industri otomotif dengan konsumen melalui festival belanja dan hiburan yang telah dikenal masyarakat.

“Big Bang Festival memiliki karakter sebagai destinasi belanja dan hiburan akhir tahun. Kami melihat peluang untuk membawa otomotif ke dalam pengalaman tersebut, sehingga masyarakat yang datang untuk berbelanja atau menikmati hiburan juga bisa mengenal berbagai pilihan kendaraan,” ujar Rudi MF.

“Di sisi lain, kami juga ingin menghadirkan pilihan otomotif yang relevan dengan kebutuhan konsumen, termasuk motor di bawah Rp50 juta dan mobil di bawah Rp500 juta dan beragam aksesoris dan sparepart otomotif dengan harga cuci gudang,” lanjutnya.
 

Dorong pengenalan kendaraan listrik


Big Bang Auto Festival menjadi sarana bagi produsen dan pelaku industri untuk memperkenalkan kendaraan listrik secara langsung kepada masyarakat. Kolaborasi dengan AISMOLI diharapkan dapat memperluas pasar sepeda motor listrik sekaligus memberikan edukasi kepada calon pengguna.

Ketua Umum AISMOLI, Budi Setiyadi, menilai pameran tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kendaraan listrik sekaligus membangun permintaan pasar.

“Kami melihat Big Bang Auto Festival sebagai sebuah kesempatan yang sangat baik, bukan hanya untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kendaraan listrik, tetapi juga untuk membangun pasar atau demand creation, sekaligus memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat,” ujar Budi Setiyadi.

Kementerian Perhubungan turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dukungan tersebut mencakup regulasi, layanan pengujian, pemenuhan persyaratan teknis, serta infrastruktur pendukung.

Direktur Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Yusuf Nugroho, mengatakan pengembangan kendaraan listrik membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.

“Pengembangan kendaraan listrik memerlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, industri otomotif, akademisi, lembaga pengujian, maupun masyarakat,” Yusuf Nugroho, Direktur Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang didukung oleh regulasi, layanan pengujian yang efisien, pemenuhan persyaratan teknis, dan penguatan infrastruktur pendukung,” tambahnya.

Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 25 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027 di Hall B2 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Tiket masuk Big Bang Festival 2026 dapat dibeli melalui aplikasi BBO. Tiket reguler dibanderol Rp15 ribu, sedangkan tiket festival dijual seharga Rp50 ribu.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan