Jakarta: Menjaga kebersihan dengan cara mencuci mobil adalah bagian dari perawatan yang paling mendasar. Namun, ada hal yang musti diperhatikan dalam mencuci mobil, salah satunya adalah jangan mencuci kolong mobil terlalu sering.
Agnes, pengelola Auto Salon Boutique yang praktek di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menyarankan kepada para pemilik untuk tidak terlalu sering mencuci bagian kolong mobil, karena bisa membuat beberapa bagian menjadi bermasalah.
"Air yang disemprotkan melalui mesin steam itu kan tekanannya sangat besar. Kita tidak tahu bagian apa saja yang berada di kolong mobil, termasuk kabel-kabel dan bagian elektronik lainnya. Kalau asal semprot, takutnya air yang disemprotkan bisa merusak beberapa bagian tersebut," beber Agnes kepada Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Wanita berambut pendek tersebut tidak melarang para pemilik kendaraan untuk mencuci kolong mobil. Namun dia mengingatkan agar tidak terlalu sering untuk mencuci kolong mobil, mungkin bisa sebulan sekali.
Biasanya yang sering melakukan ini adalah petugas jasa cuci mobil. Lantaran ingin memuaskan konsumen dengan cara membersihkan semua bagian dengan cepat, biasanya mereka asal semprot bagian kolong dengan mesin steam.
Jadi mulai sekarang ada baiknya jika Anda mencuci mobil memberitahukan kepada petugasnya, agar menyemprot bagian yang aman untuk di steam saja.
Jakarta: Menjaga kebersihan dengan cara mencuci mobil adalah bagian dari perawatan yang paling mendasar. Namun, ada hal yang musti diperhatikan dalam mencuci mobil, salah satunya adalah jangan mencuci kolong mobil terlalu sering.
Agnes, pengelola Auto Salon Boutique yang praktek di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menyarankan kepada para pemilik untuk tidak terlalu sering mencuci bagian kolong mobil, karena bisa membuat beberapa bagian menjadi bermasalah.
"Air yang disemprotkan melalui mesin steam itu kan tekanannya sangat besar. Kita tidak tahu bagian apa saja yang berada di kolong mobil, termasuk kabel-kabel dan bagian elektronik lainnya. Kalau asal semprot, takutnya air yang disemprotkan bisa merusak beberapa bagian tersebut," beber Agnes kepada Medcom.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Wanita berambut pendek tersebut tidak melarang para pemilik kendaraan untuk mencuci kolong mobil. Namun dia mengingatkan agar tidak terlalu sering untuk mencuci kolong mobil, mungkin bisa sebulan sekali.
Biasanya yang sering melakukan ini adalah petugas jasa cuci mobil. Lantaran ingin memuaskan konsumen dengan cara membersihkan semua bagian dengan cepat, biasanya mereka asal semprot bagian kolong dengan mesin
steam.
Jadi mulai sekarang ada baiknya jika Anda mencuci mobil memberitahukan kepada petugasnya, agar menyemprot bagian yang aman untuk di
steam saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)