Rio dan Rian, dua pembalap asal Jawa Timur ini berhasil tampil bagus di seri perdana ISSOM 2019. Istimewa
Rio dan Rian, dua pembalap asal Jawa Timur ini berhasil tampil bagus di seri perdana ISSOM 2019. Istimewa

Balap Mobil

Duo Bersaudara ini, 'Gaspol' di Seri Perdana ISSOM 2019

Otomotif balap mobil pembalap nasional
Ahmad Garuda • 13 April 2019 19:11
Sentul: Ajang balap touring Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2019 memang telah berlalu pekan lalu. Namun balap tersebut menyisakan cerita manis bagi duo bersaudara ini yaitu Rio Bramantio dan Rian Risky. Mereka menyelesaikan putaran perdana dengan sangat baik di Sirkuit Sentul dengan mencetak hatrick.
 
Keduanya berhasil mencetak kemenangan di tiga kelas berbeda, antara lain kelas JSTC 2B (2000 cc Turbo), SCC Kelas B1 (2000 cc Turbo), serta podium pertama di kelas OMR Brio Promotion dengan menggunakan Honda Brio.
 
Rio sebenarnya juga tampil di satu kelas lainnya yakni Indonesia Retro Race (IRR) kelas Super Retro, namun balapan kelas Retro Seri 1 harus dibatalkan dan dilanjutkan di seri 2 nanti akibat faktor cuaca. Ia melanjutkan bahwa seri perdana sebenarnya di luar ekspektasinya. Mengingat pria pehobby basket ini, masih dalam tahap penyembuhan pasca operasi ligamen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya terakhir balap ketika ISSOM seri 7 2018 kemarin di BSD dan saya belum sempat latihan sama sekali. Di seri ini hanya latihan ketika QTT. Lalu akhir Desember kemarin baru menyelesaikan operasi putus ligamen yang disebut PCL (Posterior Cruciate Ligament). Jadi selama 2 bulan pasca operasi saya harus menggunakan tongkat untuk berjalan. Baru sebulan ini bisa jalan sebenarnya," cerita Rio.
 
Duo Bersaudara ini, 'Gaspol' di Seri Perdana ISSOM 2019
 
Keberhasilan Rio juga menular kepada sang Adik Rian Risky yang menyabet double winner untuk kelas balapan JSTC 1600 dan STC 1600. "Saya puas bisa finish posisi 1 di JSTC 1600 dan STC 1600. Kondisi mobil sangat baik dan konsistensi saya di setiap lap menjadi kunci kemenangan kali ini," ungkap Rian Risky.
 
Bagi Rian, tahun ini menjadi momentumnya untuk kembali meraih gelar juara umum yang terlepas tahun lalu. "Kalau dibandingkan dengan tahun lalu (2018), saya hanya bisa ikut 3 seri karena urusan pekerjaan. Untuk tahun ini saya akan ikut full dan target saya maksimal, bisa mengulang pencapaian tahun 2017, juara umum JSTC 1600 cc dan STC 1600 cc."
 
Demi merealisasikan target, Rian pun berencana untuk melakukan upgrade kendaraan untuk menatap seri kedua nanti. "Rencananya mobil akan saya upgrade, karena spek yang sekarang masih sama dengan yang tahun 2018. Kemungkinan di break bulan puasa saya akan upgrade mobil agar bisa lebih kompetitif di kelas yang saya ikuti. Karena kompetitor spek mobil mereka sudah melebihi saya," tegas Rian.
 
Kemenangan "Dynamic Duo" asal Surabaya, Rio dan Rian di seri pertama ini membuat mereka sementara memimpin klasemen di masing-masing kelas yang mereka ikuti.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif