Pembelian mobil bekas semakin didasarkan terhadap regulasi perluasan zona ganjil genap. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Pembelian mobil bekas semakin didasarkan terhadap regulasi perluasan zona ganjil genap. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Pelat Nomor Ganjil-Genap jadi Pertimbangan Beli Mobil Bekas

Otomotif mobil bekas
M. Bagus Rachmanto • 10 Oktober 2019 18:35
Jakarta: Perluasan regulasi lalu lintas zona pelat nomor ganjil di tanggal ganjil dan pelat berakhiran angka genap di tanggal genap, jadi masalah baru. Terutama bagi yang ingin menggunakan mobilnya untuk mobilitas sehari-hari di jalur protokol Kota Jakarta.
 
Tuntutan ini pula yang membuat pola pembelian mobil seperti mobil bekas, mulai punya pengaruh besar. Mengingat banyak dari mereka yang membeli mobil bekas untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, tak lagi didasarkan terhadap model semata. Namun juga berdasarkan angka terakhir pelat nomornya.
 
Hal ini diakui langsung oleh Director of Marketing & CTX OLX Indonesia, Agung Iskandar kepada Medcom.id beberapa waktu lalu, bahwa saat ini orang ingin membeli mobil bekas, mulai lebih tajam kriterianya. Kalau sebelumnya hanya meminta berdasarkan model, warna, tahun pembelian dan jarak tempuh, kini ketambahan kriteria pelat nomor yang harus ganjil atau harus genap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kriteria ini lahir karena semakin luasnya zona regulasi ganjil genap di jalur-jalur protokol itu. Nah bagi mereka yang menggunakan mobil dengan pelat nomor genap, biasanya akan membeli mobil yang pelat nomornya ganjil. Begitu juga sebaliknya, karena ini sudah jadi kebutuhan untuk mobilitas," klaim Agung.
 
Peningkatan penjualan berdasarkan permintaan ini pun cukup signifikan sejak regulasi itu diberlakukan. Bahkan Agung menambahkan bahwa ada juga konsumen yang dulunya cukup dalam melihat spesifikasi mobil yang ingin dibeli, kini justru yang paling utama dilihat adalah pelat nomornya, ganjil atau genap.
 
"Adanya pergeseran ini juga disebabkan oleh pengetatan permintaan pelat nomor untuk kendaraan baru. Sehingga mereka yang opsinya memilih membeli mobil baru dan meminta pelat nomor yang ganjil atau genap, tak lagi bisa dilakukan. Jadi satu-satunya cara adalah membeli mobil bekas, yang memang sudah ada pelat nomornya."
 
Agung menegaskan bahwa ini adalah kebutuhan yang mulai menggeser kriteria atau persyaratan untuk membeli sebuah mobil. Namun untuk mengatakan bahwa mobil dengan pelat nomor ganjil lebih laku dari pada mobil berpelat nomor genap, ya tidak juga.
 
Mempertegas pernyataan Agung, salah satu calon pembeli bernama Arif yang ditemui Medcom.id di Bursa Mobil AXC, Summarecon, Bekasi, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019) mengaku jika dirinya sedang mencari mobil bekas yang berpelat nomor ganjil.
 
"Saya sedang mencari mobil bekas, plihannya Toyota Avanza, Inova atau Nissan X-Trail, tapi saya mau yang pelat nomornya ganjil, karena di rumah sudah ada yang berpelat nomor genap," pungkas Arif.
 

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif