Mengganti headunit bisa jadi solusi, namun juga bisa jadi masalah ketika melepas headunit bawaan yang terintegrasi dengan fitur pendingin kabin atau AC. medcom.id/Ahmad Garuda
Mengganti headunit bisa jadi solusi, namun juga bisa jadi masalah ketika melepas headunit bawaan yang terintegrasi dengan fitur pendingin kabin atau AC. medcom.id/Ahmad Garuda

Upgrade Fitur Incartainment

Ganti Headunit Canggih, Berisiko Malfungsi AC?

Otomotif tips knowledge audio mobil
Ahmad Garuda • 01 Oktober 2019 10:22
Jakarta: Mengganti headunit mobil dengan yang lebih canggih, memang bukan kebutuhan dasar saat ingin melakukan modifikasi. Namun jika Anda sudah ingin melakukan penggantian bagian ini, tentu harus mencermati terlebih dahulu jenis headunit di mobil tersebut.
 
Menurut Operation Manager Kramat Motor, Erik Jeo ketika melakukan peluncuran ragam headunit tebaru dan fitur tambahan untuk mobil-mobil MPV di Kempinski, Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada Senin (30/9/2019), bahwa tidak semua headunit itu bisa diganti dengan part aftermarket.
 
"Beberapa mobil yang tombol-tombolnya terintegrasi dengan headunit, maka akan sangat riskan disfungsi beberapa fiturnya seperti pendingin kabin atau AC dan beberapa fitur lainnya. Terutama untuk mobil-mobil Jepang seperti Lexus yang tombol AC-nya terdapat di headunit. Beberapa konsumen sudah coba melakukan itu, tapi tidak bisa diakali," klaim Erik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menegaskan bahwa headunit yang sudah terintegrasi seperti ini, memang tidak akan sembarangan dalam proses penggantian. Namun Erik malah memberikan pengecualian terhadap headunit yang terdapat di Wuling Almaz.
 
"Wuling itu kan produk Tiongkok dan headunit yang kami pasarkan ini pun produk asal negara yang sama. Jadi bisalah diakal-akalin untuk pemasangan dan fungsi semua fitur yang terdapat di headunit bawaan. Tapi kalau produk headunit bawaan dari mobil Jepang atau Eropa, saya belum menemukan cara untuk menggantinya dengan headunit aftermarket."
 
Ia pun menegaskan bahwa biasanya orang yang ingin melakukan penggantian headunit, lantaran ingin membuat fitur dan entertainment di mobilnya menyesuaikan dengan kebutuhan. Apalagi model headunit vertikal dengan gaya ala Tesla, dirasakan cukup mudah dalam hal informasi ragam hal.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif