Pembalap Tour de Banyuwangi-Ijen 2017. Foto: Metrotvnews.com/Tri Kurniawan
Pembalap Tour de Banyuwangi-Ijen 2017. Foto: Metrotvnews.com/Tri Kurniawan

Tour de Banyuwangi-Ijen Membanggakan PB ISSI

Olahraga itdbi banyuwangi banyuwangi
Tri Kurniawan • 27 September 2017 13:08
medcom.id, Banyuwangi: Wakil Ketua Umum PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Engkos Sadrah mengapresiasi penyelenggaraan International Tour de Banyuwangi-Ijen (ITdBI). Menurut dia, sejak pertama kali digelar pada 2012 hingga tahun ini, event balap sepeda tersebut selalu sukses.
 
"Ini tur yang dibanggakan PB ISSI. Semakin tahun, semakin baik," kata Sadrah saat jumpa pers pelaksanaan ITdBI 2017 di Pendopo Sabha Swagata, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa 26 September 2017.
 
Tour de Banyuwangi-Ijen Membanggakan PB ISSI
Wakil Ketua Umum PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Engkos Sadrah (tengah) bersama Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko, President Commisaire UCI Nuthapon Luhitnavy, dan Chairman ITDBI Guntur Priambodo saat jumpa pers pelaksanaan ITdBI 2017. Foto: Metrotvnews.com/Tri Kurniawan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena itu, wajar ITdBI mendapat predikat ajang balap sepeda terbaik dari Federasi Balap Sepeda International (UCI). Event balap sepeda kategori 2.2 ini juga masuk agenda resmi UCI.
 
Dia berharap, kualitas ITdBI tahun ini juga semakin baik. Sebab, kualitas pembalap antara lain dipengaruhi kualitas penyelengaraan balap sepeda.
 
Klik: Tari Tradisional Membuka Etape 1 Tour de Banyuwangi-Ijen
 
Engkos juga salut karena Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mampu mempertahankan konsep ITdBI yang menggabungkan olahraga dengan pariwisata. "Di dunia sedang dikembangkan sport tourism," ujar dia.
 
Saat SEA Games 2017 di Malaysia, Indonesia meraih dua emas dari balap sepeda BMX. Engkos mengatakan, Banyuwangi termasuk daerah yang banyak melahirkan pembalap BMX. Pelatih-pelatih balap sepeda juga ada di Banyuwangi.
 
"Sehingga, Banyuwangi pantas menyandang predikat sebagai salah satu kiblat sepeda Indonesia," kata Engkos.
 
ITdBI 2017 diikuti 19 tim dari 25 negara. Pembalap akan melahap empat etape sejauh 533 kilometer. Etape 3 paling menantang di ITdBI. Pembalap akan start dari Muncar lalu menuju garis finish di Gunung Ijen dengan ketinggian 1.880 meter di atas permukaan laut.
 
Klik: Keistimewaan Tour de Banyuwangi-Ijen 2017
 

 
(TRK)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif