Meski memiliki postur 168 sentimeter, Sinta yang bertugas sebagai pengatur serangan bermain luar biasa. Berkat kehadirannya, duet pemain asing, Heloiza Lucerda Pereira dan Lisbet Arredondo Reyes jadi sangat dimanjakan untuk melakukan smash.
"Pertahan dan lini serangan bermain bagus pada hari ini. Oleh karena ini, mengatur serangan jadi lebih mudah. Permainan berbeda dari kemarin. Hari ini kelihatan lebih semangat," kata Sinta usai pertandingan.
Akan tetapi, kegemilangan Sinta tak cukup untuk mengantar Gresik Petrokimia tampil di final yang dimainkan di Kota Jakarta. Kendati demikian, ia menganggap tim sudah berusaha maksimal.
"Ini sebagai bahan evaluasi, staf, pelatih, dan semua pemain. Peringkat itu nilai plus saja menurut saya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News