medcom.id, Sukabumi: Tim Indonesia di kategori Master Men gagal mengikuti kesuksesan juniornya lantaran kalah di final nomor head-to-head kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015. Pada babak pamungkas, mereka kalah cepat dari Republik Ceko yang mencatatkan waktu terbaik, 1 menit 27.46 detik pada Jumat 4 Desember 2015.
Indonesia tertinggal cukup jauh karena hanya bisa menorehkan 1 menit 35.94 detik. Selain mengaku kalah cerdik dari sang lawan, skuat Merah Putih menilai waktu latihan yang mepet juga menjadi faktor lain yang membuat mereka gagal.
"Kami hanya punya waktu dua hari untuk berkumpul dan latihan. Sangat mepet, tapi kami cukup bangga dengan pencapaian ini," terang kapten Master Men, Alfred Blegur.
Ia menambahkan, semangat yang membara dalam dirinya dan rekan setimnya menjadi salah satu kunci perjalanan Indonesia bisa berada di final. Seperti diketahui, Indonesia bukan unggulan di kategori Master Men.
Dalam perjalanannya ke final, Indonesia ditantang Slovakia pada babak perempat final. Usai mengalahkan wakil Eropa tersebut, giliran Jepang yang coba menghadang mereka di semifinal.
Namun Alfred cs mampu menumbangkan tim Matahari Terbit dengan catatan waktu 1 menit 31.84 detik. Hasil tersebut membuat Indonesia berhak menantang Republik Ceko di final.
Sayang pertarungan yang sempat diwarnai benturan beberapa saat setelah start, dimenangkan Ceko. Indonesia pun harus rela mendapatkan medali perak di nomor head-to-head.
Peluang Indonesia untuk meraih medali emas di kategori Master Men masih cukup terbuka. Sebab, masih ada nomor Slalom yang akan dimainkan pada Sabtu 5 Desember 2015.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan