Penyerang Prancis, Kylian Mbappe (AFP/Odd Andersen)
Penyerang Prancis, Kylian Mbappe (AFP/Odd Andersen)

Timnas Prancis

Eto'o Sentil Perlakuan Publik Prancis terhadap Mbappe

Gregorius Gelino • 14 Juli 2026 00:44
Ringkasnya gini..
  • Eto'o heran mengapa Mbappe selalu dituntut untuk terus membuktikan diri, padahal ia telah meraih segudang prestasi luar biasa bagi sepak bola Prancis.
  • Eto'o secara blak-blakan mempertanyakan apakah latar belakang dan asal-usul Mbappe memengaruhi penilaian skeptis publik Prancis terhadap dirinya.
  • Ia menegaskan bahwa bias, praduga, dan rasisme yang masih terjadi di tengah masyarakat tidak boleh diwajarkan.
Paris: Kylian Mbappe adalah fenomena. Di usianya yang masih terbilang muda, ia telah mengoleksi trofi Piala Dunia, mencetak hat-trick di final Piala Dunia, dan memecahkan rekor demi rekor. Namun, bagi legenda sepak bola Afrika, Samuel Eto'o, apresiasi yang diterima Mbappe di negaranya sendiri belum sebanding dengan prestasinya.
 
Dalam sebuah wawancara dengan media Prancis, Le Parisien, Eto'o mempertanyakan mengapa publik Prancis terkesan selalu menuntut lebih dari bintang Real Madrid tersebut. Lebih jauh lagi, Eto'o merasa ada bias rasial di balik standar ganda ini.

Konsistensi Luar Biasa yang Terus Dipertanyakan

Eto'o menilai sudah saatnya Prancis membuka mata dan bersyukur memiliki talenta sekelas Mbappe. Ia merasa aneh melihat seorang pemain dengan daftar pencapaian setebal Mbappe masih harus terus membuktikan diri setiap minggu.
 
"Dia layak disandingkan dengan pemain hebat Prancis lainnya dan mungkin sudah waktunya Prancis menghargainya dan menyadari betapa beruntungnya mereka memilikinya," ujar Eto'o kepada Le Parisien.

Baca juga: Mbappe Bersinar, Real Madrid Jadi Penyumbang Gol Terbanyak di Piala Dunia 2026

Mantan striker Barcelona dan Inter Milan ini menambahkan bahwa ada sesuatu yang janggal dari cara publik menilai Mbappe. Menurut Eto'o, publik Prancis harus mulai jujur pada diri mereka sendiri mengapa Mbappe belum sepenuhnya diakui sebagai yang terbaik sepanjang masa di sana.

"Tapi meski performa, rekor, daftar pencapaiannya, dan konsistensinya yang luar biasa, dia kelihatannya harus terus membuktikan diri. Yang jadi pertanyaan, apakah latar belakangnya memengaruhi penilaian orang Prancis?" jelasnya.

Sentilan Eto'o Soal Rasisme dan Bias di Sepak Bola Prancis

Pertanyaan terbesar yang dilemparkan Eto'o bukan lagi soal taktik atau statistik di lapangan, melainkan isu sosial yang mengakar kuat. Mbappe, yang memiliki darah Kamerun dan Aljazair, dinilai sering menjadi sasaran kritik yang lebih keras dibanding pemain lainnya ketika performanya menurun.

Baca juga: Update Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Ungguli Messi, Kane Masih Mengancam

"Apa lagi yang harus dicapai Kylian Mbappe untuk dianggap sebagai pemain terbaik Prancis di generasinya atau sebagai pemain terbaik dalam sejarah Prancis?" ungkapnya.
 
"Pertanyaan ini harus dijawab karena rasisme, praduga, dan bias masih ada dalam masyarakat dan tidak seharusnya diwajarkan," tegas Eto'o menutup wawancara.
 
Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan