Dengan kemenangan itu Surabaya Samator meraup 14 poin dari enam laga, sementara Palembang Bank Sumselbabel tetap dengan dua poin di posisi paling bawah klasemen.
Menghadapi tim yang telah dipastikan tak lolos, Surabaya Samator tampil maksimal. Pelatih Surabaya Samator, Ibarsyah Djanu Tjahyono telah memberikan motivasi ke para pemain bahwa masih ada peluang juara final four. "Ambil poin penuh dan tidak kecolongan set," kata Ibarsyah usai pertandingan.
Dalam pertandingan itu, para pemain Surabaya Samator tampil efektif dan minim melakukan kesalahan. Sementara, para pemain Palembang Bank Sumsel kerap kali melakukan kesalahan. "Saya sampaikan kepada para pemain agar tetap fokus," ungkapnya.
Selesai pertandingan ini, para pemain Surabaya Samator akan diliburkan selama satu hari pada Senin besok. Kemudian, sehari kemudian pihak manajeman akan melakukan evaluasi dari hasil pertandingan yang sudah dilakoni.
Ibarsyah mengatakan ada tiga poin penting yang akan dilakukan evaluasi, yakni penerimaan bola, blok, dan pertahanan. Dari hasil evaluasi itu, pihaknya akan menyiapkan secara mental tim untuk menghadapi grand final. "Harapannya di grand final juara," ucapnya.
Pelatih Palembang Bank Sumselbabel, Victor Laiyan mengatakan timnya bermain lebih baik daripada laga sebelumnya. Namun, ia menilai, untuk mengangkat tim yang sedang terpukul dan terjatuh terbilang sulit. "Kalau hati mereka tidak sreg yang agak berat," katanya.
Victor juga menyoroti blok dan pertahanan timnya yang sangat buruk. Bahkan ia mengatakan, "Tidak dapat sama sekali. Pertandingan ini sangat menurun."
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News