Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), Amalia Yunita (Foto: MTVN/A.Firdaus)
Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), Amalia Yunita (Foto: MTVN/A.Firdaus)

Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015

Perjuangan Mengumandangkan Indonesia Raya di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015

A. Firdaus • 13 Desember 2015 19:52
medcom.id, Sukabumi: Indonesia sukses menggelar Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015 pada pekan lalu. Ketika itu, Sungai Citarik yang terletak di Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, dipilih sebagai tuan rumah kejuaraan karena memiliki trek berstandar internasional.
 
Di balik kesuksesan Indonesia menggelar kejuaraan bergengsi ini, ada sosok perempuan yang pantang menyerah membuat Indonesia dikenal masyarakat dunia melalui kejuaraan dunia arung jeram. Sosok membanggakan itu adalah Amalia Yunita. Atlet arung jeram senior milik Indonesia.
 
Sejak awal, target Yunita hanya satu, yaitu mengumandangkan lagu Indonesia Raya di turneman yang dikenal dengan nama World Rafting Championships (WRC) itu.

Seperti apa perjuangan yang sudah dilalui Lulusan Universitas Trisakti ini? Berikut cerita Yunita kepada Metrotvnews.com saat diwawancarai awal  pekan lalu.
 
Bisa ceritakan awal kisah perjuangan Anda untuk bisa menggelar kejuaraan arung jeram di Indonesia?
 
Saya enam kali jadi juri di kejuaraan dunia WRC dari 2007. Setiap kali menjadi juri, perasaan saya miris, kenapa lagu Indonesia Raya belum pernah berkumandang di kejuaraan seperti ini. Kemudian kami bersama teman-teman Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) berpikir untuk mempunyai kesempatan lebih besar menjadi juara WRC, yaitu dengan cara menjadi tuan rumah. Pada 2012 kami memulai proses bidding. Proses ini juga diikuti beberapa negara lain. Kemudian tim dari International Rafting Federation melakukan survei ke Sungai Citarik. Hebatnya, mereka langsung memilih kami sebagai tuan rumah ketika itu. Mereka menganggap Indonesia memiliki sungai dengan kesulitan yang sangat bagus dan didukung sarana akomodasi yang sangat memadai. Di sini bisa menampung seribu orang. Sebab ada 700 atlet yang ikut kejuaraan ini.
 
Ada berapa cabang yang diperlombakan?
 
Setiap WRC ada empat nomor yang diperlombakan. Ada nomor sprint yang melombakan pengarungan jarak pendek sekitar 300 meter, waktunya 1 sampai dua menit. Dari hasil sprint itu disusun peringkat untuk melombakan head-to-head dengan sistem gugur. Kalau nomor slalom menempatkan delapan sampai 14 gawang. Terakhir ada nomor down river race yang mengarungi 11 km - 14 km dengan durasi 20-60 menit. Sementara itu, ada empat yang diturunkan di nomor senior. Yaitu Open Men, Open Women, Master Men, dan Master Women.
 
Mengapa Indonesia tidak menurunkan kategori Master women?
 
Kelas master women baru dipertandingkan dalam dua event terakhir sehingga pesertanya belum banyak. Kali ini, hanya ada empat peserta. Biasanya belum ada peserta lebih dari ini. Jadi belum ada banyak peminat di kategori ini. Sebenarnya keuntungan buat Indonesia untuk menjadi juara ketika peserta masih minim. Tapi sampai saat ini kami belum punya tim untuk menurunkan wakil di master women. Mungkin di event berikutnya kami akan memanggil para pengarung jeram yang sudah pensiun.
 
Peminat kategori Master Women masih minim. Lalu kategori apa yang paling banyak peminatnya?
 
Kelas open menjadi kategori yang paling diminati. Sangat sulit menembus lima besar di kategori ini. Biasanya tiap negara peserta mengirimkan wakilnya di kategori tersebut. Makanya kategori ini menjadi diikuti 20 peserta. Ada beberapa negara yang kuat di kategori ini. Mereka adalah Jepang, Brasil, Italia, Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Republik Ceko.
 
Apa harapan Anda menggelar kejuaraan ini?
 
Tujuannya adalah lagu Indonesia Raya bisa berkumandang di kejuaraan ini. Bersyukur  tujuan itu sudah terwujud dari kategori U-19 dan U-23.
 
Harapan lainnya adalah semua pemain, juri, dan yang lainnya pulang dengan membawa kenangan yang baik tentang Indonesia. Jadi sebenarnya kami membawa nama Indonesia ke tingkat dunia melalui kejuraan ini.
 

Perjuangan Mengumandangkan Indonesia Raya di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015
 
Sejauh mana antusiasme para rafter dunia mengikuti acara ini?
 
Hampir semua peserta sangat antusias karena setiap tahun event ini digelar. Kejuaraan yang paling bergengsi. Setiap negara bisa saja berpartisipasi di kejuaraan ini asal atlet mendapat sponsor. Selama ini ada beberapa negara yang tidak datang karena tidak adanya dukungan sponsor. Sebab bagi sebagian negara arung jeram belum sepopuler olahraga lain.
 
Bagaimana pendapat rafter dunia tentang Sungai Citarik?
 
Pendapatnya beragam. Namun mayoritas mengatakan trek ini sangat sangat fluktuatif dan naik turunnya sangat signifikan.
 
Perjuangan Mengumandangkan Indonesia Raya di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015
 
Sungai Citarik masih natural. Apa kendalanya bagi atlet?
 
Kendala utama adalah kondisi sungai dan cuaca yang tak menentu. Kami bekerja keras untuk menciptakan beberapa alternatif. Juga menggunakan intuisi untuk memilih jalur dan waktu yang tepat. Seperti pada kasus nomor slalom selesai, air naik begitu cepat. Jadi kondisi lapangan juga butuh perhitungan. Kendala lain yang dialami para peserta adalah soal makanan yang kurang cocok. Kemudian lantaran over training mereka juga mengalami masuk angin.
 
Di Kejuaraan Dunia Arung Jeram ada dua versi, yaitu R4 dengan R6, apa bedanya?
 
WRC bergantian tiap tahun. Untuk tahun genap akan dipertandingkan R4 (satu tim empat pengarung) dengan trek yang artifisial (buatan). Sedangkan  tahun ganjil memainkan tim yang berisikan enam pengarung dengan trek yang natural.
 
Perjuangan Mengumandangkan Indonesia Raya di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015
 
Tahun depan ada Kejuaraan WRC R4, bagaimana peluang Indonesia?
 
Kejuaraan tahun depan akan berlangsung di Uni Emirat Arab, Dubai, dengan menggunakan trek yang artifisial. Di dunia sangat sedikit yang menggunakan sungai yang artifisial, jadi UEA siap untuk menggelarnya. Kami akan fokus di U-19 Putra dan Putri, serta U-23 Putra dan Putri.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(HIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan