Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)

Olympic

Olympic Centre Cibubur Siap Cetak Atlet Kelas Dunia

Olahraga pelatnas olimpiade
Antara • 22 Desember 2016 17:31
medcom.id, Jakarta: Kawasan "Olympic Centre" seluas sembilan hektare di Komplek Pusat Pengembangan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON) Cibubur, Jakarta Timur, siap mencetak atlet kelas dunia karena didukung fasilitas bertaraf internasional.
 
Menurut Sakhyan Asmara, selaku Koordinator Tim Ad Hoc "Olympic Centre" yang ditemui di Jakarta, Kamis 22 Desember 2016, kawasan di bawah naunganKementerian Pemuda dan Olahraga itu mampu menampung atlet 11 cabang olahraga prioritas yang diharapkan akan mencapai prestasi puncak tingkatdunia.
 
Ke-11 cabang tersebut adalah panahan, angkat besi, taekwondo, karate, atletik, gulat, judo, anggar, senam, panjat tebing dan tinju.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembangunan seluruh fasiltas diharapkan akan rampung seluruhnya dan bisa beroperasi secara penuh pada Desember 2017, " kata Sakhyan, mantan DeputiBidang Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga itu.

Baca juga: Giovinazzi tak Menyangka Bakal Direkrut Ferrari

Lebih jauh, ia mengatakan bahwa fasilitas "Olympic Centre" tersebut mengadopsi fasilitas yang dimiliki oleh beberapa negara maju dalam dunia olahraga, di antaranya Jerman dan Australia.
 
Karena fasilitas di kawasan PP PON tersebut sebelum ini lebih banyak untuk kegiatan kepemudaan, ia mengatakan bahwa sebagian fasilitas dan gedung yangada akan direnovasi atau dibangun baru agar sesuai dengan keperluan masing-masing cabang olahraga.
 
Gedung baru yang dalam tahap pembangunan adalah "Olympic Centre" yang terdiri atas tiga lantai dan direncanakan sebagai fasilitas cabang gulat, senam, anggar dan judo.
 
Juga sedang dibangun arena panjat tebing, lintasan lari, serta kolam renang khusus untuk pemulihan kondisi fisik.
 
Meski pembangunan proyek senilai Rp390 miliar tersebut masih berjalan, beberapa cabang sudah mulai beraktivitas dan menghuni kawasan tersebut, diantaranya angkat besi, panahan dan taekwondo.
 
"Kawasan 'Olympic Centre' memang lebih difokuskan untuk cabang olahraga prestasi, namun kegiatan kepemudaan yang selama ini sudah menjadi roh bagiPP PON akan tetap dipertahankan seperti semula," kata Sakhyan.
 
Selain sebagai pusat pelatihan dan pengembangan kepemudaan dan keolahragaan, kawasan tersebut selama ini juga dikenal sebagai tempat penggemblengan anggota Paskibraka menjelang menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun RI di Istana Negara.
 
Sebagai Koordinator Tim Ad Hoc "Olympic Centre" yang ditunjuk Menpora Imam Nahrawi, tugas Sakhyan adalah menyusun perencanaan dan langkah strategis terkait pembangunan kawasan olahraga terpadu itu.
 
Sakhyan dibantu Yuni Poerwanti sebagai sekretaris serta tiga anggota, yaitu Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Gatot S Dewa Broto, pengusaha Francis Wanandi dan mantan atlet Lukman Niode.(ant)
 
Video: Tak Ada Dana, Atlet Tinju SEA Games Hentikan Latihan

 
(RIZ)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif