"Saya berharap permainan bola voli di Indonesia semakin maju," kata Li usai timnya kalah 2-3 dari tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan dalam Final Four ke Dua di GOR Amongrogo Yogyakarta, Minggu (8/5/2016).
Li juga mencontohkan kondisi olahraga bola voli di Thailand 20 tahun lalu yang buruk. Namun, dengan adanya perubahan, olahraga bola voli di Thailand menjadi salah satu kekuatan di Asia.
"Indonesia saya kira juga bagus. Semoga Indonesia bisa menjuarai Asia," ujarnya.
Li sudah tercatat enam bulan melatih tim putri Gresik Petrokimia. Li hanya bisa membawa timnya berada di peringkat tiga kompetisi Proliga 2016 dengan nilai tujuh dari enam pertandingan.
Kendati demikian, Li mengaku sudah merasa nyaman berada di Indonesia. Jika mendapat kesempatan, ia tak keberatan kembali melatih di Indonesia.
"Saya berterima kasih kepada manajeman (Gresik Petrokimia) untuk kesempatannya melatih di Indonesia. Semoga permainan Gresik Petrokimia semakin bagus," ungkapnya.
Li tak keberatan untuk kembali melatih Gresik Petrokimia jika masih mendapat kesempatan. Jika kesempatan itu diperoleh, Li akan memperbaiki permainan Gresik Petrokimia dan menarget berada di posisi kedua dalam kompetisi Proliga selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News