Suasana pertandingan Jakarta Elektrik PLN melawan PGN Popsivo (Foto: MTVN/Miski)
Suasana pertandingan Jakarta Elektrik PLN melawan PGN Popsivo (Foto: MTVN/Miski)

Proliga 2016

Tim Putri Jakarta Elektrik PLN Menangi Laga Pembuka

Miski • 20 Februari 2016 00:13
medcom.id, Malang: Tim putri Jakarta Elektrik PLN berhasil membuka putaran pertama Proliga 2016 dengan kemenangan. Aprilia Manganang dkk sukses menekuk PGN Popsivo 3-0 (25-19, 25-16, 25-19) di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat 19 Februari 2016.
 
Berstatus sebagai juara bertahan, Jakarta Elektrik tampil sangat meyakinkan. Anak-anak asuh Tien Mien ini berhasil mendominasi permainan Popsivo sepanjang pertandingan.
 
Di set pertama, Jakarta Elektrik yang sempat tertinggal berhasil  bangkit dan menyamakan kedudukan 19-19 hingga akhirnya membungkus kemenangan 25-19.

Set kedua, Jakarta Elektrik makin menunjukkan dominasinya. Buktinya, Yolla Yuliana cs berhasil unggul jauh 17-6 di pertengahan set. Akan tetapi, kubu Popsivo tidak lantas menyerah dan sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-21.
 
Namun, sayangnya, perjuangan Rita Cs harus kandasn lantaran Jakarta Elektrik berhasil memenangi set kedua ini dengan 25-16.
 
Popsivo yang dilatih M.Ansori mulai menunjukkan sinyal kebangkitan pada set ketiga. Mereka mulai mampu memberikan perlawanan sengit sehingga kejar-mengejar angka pun tidak terhindarkan.
 
Akan tetapi, lagi-lagi Popsivo harus gigit jari lantaran spike keras Aprilia Manganang selalu membuat mereka kesulitan. Jakarta Elektrik pun sukses memastikan kemenangan dengan skor 25-19.
 
Asisten Pelatih Jakarta Elekrik PLN, Alex Bonapea, mengatakan, anak asuhnya mampu bermain enjoy tanpa beban. Kendati sempat tertinggal di awal set pertama, ia menilai anak asuhnya masih beradaptasi dengan suasana lapangan.
 
"Belum maksimal di pertandingan pertama ini, kami terus perbaiki kekurangan tim," akunya.
 
Sementara, Pelatih Jakarta PGN Popsivo, M Ansori, menyebut, anak didiknya tampil nervous sepanjang pertandingan. Namun, ia enggan menyalahkan para pemainnya. Kurang maksimalnya serve dan blok pemain selama pertandingan menjadi salah satu faktor penyebab kekalahan timnya.
 
"Wajar ini pertandingan pertama, sepanjang pertandingan anak-anak tertekan atas permainan lawan," papar dia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ACF)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan