Namun, bagi pelatih kepala Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, kemenangan tersebut bukan sekadar tentang tiket ke partai puncak karena ada target yang jauh lebih besar, yakni menjadikan turnamen sebagai panggung untuk mengembangkan pemain-pemain muda Indonesia.
Garuda Pertiwi selanjutnya akan menghadapi Timnas Putri U-16 Thailand pada final Srikandi Merdeka Cup 2026. Pertemuan dengan Thailand bahkan sudah menjadi salah satu target Timo sejak awal turnamen.
"Tim kuat yang ada di sekitar kita (wilayah Asia Tenggara) kan Thailand, Vietnam, sama Australia. Jadi kalau kami bisa main lawan Thailand, itu sebuah pengalaman yang luar biasa dan itu yang kami cari," kata Timo seusai laga dalam keterangan resmi turnamen.
Menurutnya, menghadapi tim-tim kuat di kawasan merupakan bagian penting dari proses pembentukan pemain. Ia menegaskan, orientasi utama tim bukan sekadar mengejar trofi, melainkan membangun fondasi untuk masa depan sepak bola putri Indonesia.
"Karena dari saya, saya selalu mau mencetak pemain, karena mencetak pemain tuh jangka panjang. Kalau sampai kita juara, pialanya itu bonus. Piala saya sesungguhnya itu semua pemain-pemain saya," ungkap Timo.
Garuda Pertiwi Tampil Meyakinkan
Garuda Pertiwi memang menunjukkan performa impresif di sepanjang Srikandi Merdeka Cup 2026. Setelah menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan torehan 11 gol tanpa kebobolan, mereka melanjutkan tren positif dengan melumat Yordania di semifinal.
Indonesia langsung tampil agresif sejak kick-off ketika menghadapi Yordania. Hanya tujuh menit pertandingan berjalan, Kesya Arabela Manisya Nian sudah membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan Fadilla.
Jebolan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 itu menyisir sisi kanan pertahanan Yordania sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 1-0.
Yordania kemudian mencoba merespons dengan membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek. Namun, barisan pertahanan Indonesia yang dikomandoi Jazlyn Kayla Firyal tampil disiplin dan membuat lawan kesulitan menciptakan peluang bersih.
Dua Gol Tambahan Sebelum Turun Minum
Indonesia justru mampu menambah keunggulan pada menit ke-35.
Berawal dari tendangan penjuru yang dieksekusi Kesya, kemelut terjadi di depan gawang Yordania. Jazlyn Kayla Firyal memanfaatkannya dengan baik untuk mencetak gol kedua Garuda Pertiwi.
Suasana laga Garuda Pertiwi vs Yordania di Srikandi Merdeka Cup 2026. (Foto: Istimewa)

Indonesia semakin nyaman menjelang turun minum. Pada penghujung babak pertama, Fadilla mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan Ayla Dva Khala Ahima.
Fadilla melepaskan sepakan terukur ke sudut kiri gawang Yordania sekaligus membawa Indonesia unggul 3-0 saat jeda.
Timo Tetap Instruksikan Indonesia Menyerang
Memiliki keunggulan tiga gol tidak membuat Timo Scheunemann meminta anak asuhnya bermain pasif.
Pada babak kedua, Garuda Pertiwi justru tetap berusaha menjaga intensitas serangan. Masuknya Jezlyn Kayla Azkha turut membuat serangan Indonesia semakin bervariasi.
Situasi Indonesia semakin menguntungkan setelah Yordania harus bermain dengan 10 pemain. Leen Anzour Munir Soubar menerima kartu merah pada menit ke-56 setelah melakukan pelanggaran terhadap Fadilla.
Sayangnya, keunggulan jumlah pemain tidak berhasil dikonversi Indonesia menjadi gol tambahan.
Yordania pun beberapa kali mencoba mengancam melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun, lini pertahanan Garuda Pertiwi tetap mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Skor 3-0 memastikan Indonesia melaju ke final.
Tampil Tanpa Nafeeza, Timo Tetap Puas
Kemenangan ini terasa semakin berarti bagi Timo karena Garuda Pertiwi harus kehilangan salah satu pemain kunci, Nafeeza Ayasha Nori, yang mengalami cedera saat pemanasan.
Meski kehilangan salah satu andalannya sebelum pertandingan dimulai, Indonesia tetap mampu tampil solid dan mencetak tiga gol.
Timo pun mengapresiasi dukungan publik yang diberikan kepada Garuda Pertiwi sepanjang pertandingan.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi para pemain muda untuk tampil percaya diri menghadapi Yordania.
Shifana Sebut Kemenangan Buah Kerja Keras
Gelandang Garuda Pertiwi, Shifana Rizka Nadhifa, menyebut kemenangan atas Yordania merupakan hasil dari kerja keras tim selama menjalani persiapan.
Menurut pemain Samba Persada Women di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 tersebut, kedisiplinan dalam bertahan dan agresivitas ketika menyerang tidak datang begitu saja.
"Pastinya kami semua sangat senang dengan kemenangan hari ini. Ini adalah hasil kerja keras kami selama training center dan ganjarannya kayak tercapai gitu, kami bisa masuk final," kata Shifana.
Garuda Pertiwi selanjutnya akan menghadapi Thailand pada final Srikandi Merdeka Cup 2026, Minggu (23/8/2026) pukul 20.00 WIB di Supersoccer Arena, Kudus. Sementara itu, Yordania dan Malaysia akan bertemu dalam perebutan tempat ketiga pada hari yang sama mulai pukul 15.30 WIB.
Bagi Timo Scheunemann, laga final akan menjadi kesempatan berharga untuk mengukur sejauh mana perkembangan pemain-pemain muda Indonesia ketika menghadapi salah satu kekuatan utama sepak bola putri Asia Tenggara.
Trofi memang menjadi incaran. Namun bagi Timo, perkembangan pemain tetap menjadi tujuan yang lebih besar.
Yordania Akui Pertahanan Indonesia Sulit Ditembus
Pelatih kepala Yordania, Luna Rami Amin Almasri, mengakui kedisiplinan pertahanan Indonesia menjadi salah satu faktor yang membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan.
Menurut Luna, Yordania kesulitan menemukan celah untuk menciptakan peluang, situasi yang semakin berat setelah timnya kehilangan satu pemain akibat kartu merah.
"Memang hasil hari ini tidak seperti yang kami diharapkan, tapi pemain tetap memberikan kerja keras maksimal. Pertandingan terasa lebih berat setelah kartu merah, tapi tim tetap bermain kompak saat menyerang maupun ketika bertahan," ujar Luna.
Luna tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dan kini mengalihkan fokus untuk memperebutkan posisi ketiga.
"Saya tetap bangga terhadap perjuangan para pemain malam ini. Target selanjutnya adalah mengamankan peringkat ketiga di turnamen ini," tutup Luna.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda