Indonesia berhasil melampaui target usai raih 5 Medali Emas di Asian Games 2026. (Dok. Kemenpora)
Indonesia berhasil melampaui target usai raih 5 Medali Emas di Asian Games 2026. (Dok. Kemenpora)

Asian Games 2026

Raih 5 Emas, Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Indonesia di Asian Games 2026

Alfa Mandalika • 05 Oktober 2026 00:07
Ringkasnya gini..
  • Indonesia menutup Asian Games 2026 dengan 39 medali, termasuk lima emas yang melampaui target awal sebanyak empat medali emas.
  • Lima medali emas tersebut berasal dari bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan, dengan emas panahan menjadi yang pertama bagi Indonesia di Asian Games.
  • Empat cabor peraih emas diproyeksikan menjadi fokus pembinaan berkelanjutan menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028.
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, federasi cabang olahraga (cabor), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia atas perjuangan di Asian Games 2026.

Kontingen Indonesia menutup ajang tersebut dengan melampaui target setelah meraih 39 medali, terdiri atas lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Lima medali emas tersebut melampaui target awal sebanyak empat emas yang ditetapkan sebelum kontingen berangkat ke Jepang.
 

Lima Emas Indonesia Berasal dari Empat Cabor


Seluruh medali emas Indonesia disumbangkan oleh cabor yang masuk dalam daftar 21 cabor unggulan. Dua emas berasal dari bulu tangkis melalui nomor tim beregu putra dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
 
Tiga emas lainnya disumbangkan oleh Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi, Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing, serta Nurisa Dian Ashrifah dari panahan.

Emas yang diraih Nurisa Dian menjadi torehan bersejarah karena merupakan medali emas pertama Indonesia dari cabor panahan sepanjang keikutsertaan di Asian Games.
 

Erick Thohir Sebut Lima Emas Hasil Kerja Bersama


Sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kontingen Indonesia.

“Saya ingin memberikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh atlet yang sudah berjuang membawa nama Indonesia dan berhasil membawa pulang medali. Lima emas ini bukan hasil kerja satu pihak, tetapi hasil dari ekosistem olahraga yang bekerja bersama,” ujar Erick seperti dikutip melalui laman resmi Kemenpora.
 
Erick Thohir menegaskan bahwa penentuan target prestasi harus berdasarkan pemetaan potensi atlet dan peluang secara cermat.

“Kita datang dengan target empat emas, dan Alhamdulillah kita pulang dengan lima emas. Ini menunjukkan bahwa target yang kita tetapkan harus lahir dari pemetaan yang benar. Kita harus tahu cabang mana yang punya peluang, siapa atletnya, bagaimana performanya, bagaimana persiapannya, dan seberapa realistis target yang kita pasang,” jelasnya.
 

Empat Cabor Peraih Emas Diproyeksikan Menuju Olimpiade 2028


Keberhasilan di Aichi-Nagoya menjadi fondasi utama dalam memetakan pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi, seperti SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028. Cabor peraih emas seperti panahan, bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi diproyeksikan untuk terus dibina secara berkelanjutan.
 
“Lima emas kita datang dari cabang-cabang yang juga dipertandingkan di Olimpiade. Artinya, kita punya fondasi yang harus terus kita kembangkan. Panahan, bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi harus kita bina secara konsisten, bukan hanya untuk SEA Games dan Asian Games, tetapi kita siapkan untuk bisa bersaing dan meraih medali di Olimpiade 2028,” pungkasnya.

(Ahmad Raul)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan