Selebrasi tim bulu tangkis Indonesia ketika meraih medali emas Asian Games 2026. (Foto: IG resmi NOC Indonesia @noc.indonesia)
Selebrasi tim bulu tangkis Indonesia ketika meraih medali emas Asian Games 2026. (Foto: IG resmi NOC Indonesia @noc.indonesia)

Asian Games 2026

Rapor Indonesia di Asian Games 2026: Lampaui Target Emas, tapi Turun Peringkat

Kautsar Halim • 04 Oktober 2026 20:30
Ringkasnya gini..
  • Indonesia finis di peringkat 16 Asian Games 2026 dengan koleksi 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
  • Target empat emas terlampaui, dengan emas Indonesia datang dari bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, dan panahan.
  • Jumlah medali meningkat dari 36 di Hangzhou 2022 menjadi 39 di Aichi-Nagoya 2026, tetapi koleksi emas turun dari tujuh menjadi lima sehingga peringkat Indonesia merosot dari posisi 13 ke 16.
Nagoya: Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Games 2026 dengan rapor yang cukup berwarna. Merah Putih berhasil melampaui target medali emas, tetapi harus menerima kenyataan turun peringkat dibandingkan penampilan pada Asian Games 2022 di Hangzhou.

Indonesia finis di posisi ke-16 klasemen akhir Asian Games 2026 dengan koleksi 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Capaian tersebut melewati target minimal empat medali emas yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Dengan demikian, Indonesia menutup Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan satu emas lebih banyak dari target. Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, juga menyebut perolehan 39 medali tersebut sebagai capaian yang patut disyukuri. 

Lima Emas dari Empat Cabor


Lima medali emas Indonesia datang dari empat cabang olahraga. Bulu tangkis menjadi penyumbang dua emas melalui nomor beregu putra serta ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Emas berikutnya dipersembahkan Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi nomor 75 kilogram putra.

Indonesia kemudian menambah emas melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing nomor speed putri. Atlet tersebut menjadi juara dengan catatan 6,062 detik yang sekaligus menjadi rekor Asian Games dan rekor Asia. Raihan Desak ketika itu merupakan emas keempat Indonesia sekaligus memastikan target awal empat emas terpenuhi.

Emas kelima sekaligus yang terakhir datang dari Nurisa Dian Ashrifah pada nomor compound putri cabang olahraga panahan. Prestasi tersebut memiliki nilai historis karena menjadi medali emas pertama Indonesia dari cabang panahan sepanjang sejarah Asian Games. 
 

Total Medali Naik, tetapi Peringkat Turun


Jika dibandingkan dengan Asian Games 2022 di Hangzhou, ada sisi menarik dari rapor Indonesia.

Pada edisi tersebut, Indonesia mengoleksi 36 medali, terdiri atas tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Raihan itu menempatkan Indonesia di posisi ke-13 klasemen akhir.

Sementara di Aichi-Nagoya 2026, jumlah medali Indonesia meningkat menjadi 39. Artinya, Merah Putih mendapatkan tiga medali lebih banyak dibandingkan Hangzhou.

Namun, jumlah emas justru turun dari tujuh menjadi lima. Penurunan koleksi emas tersebut membuat posisi Indonesia ikut merosot dari finis di peringkat ke-13 menjadi urutan ke-16.

Dengan kata lain, rapor Indonesia di Aichi-Nagoya memiliki dua sisi. Dari jumlah keseluruhan medali, ada peningkatan. Dari jumlah emas dan posisi klasemen, terjadi penurunan.
 

Indonesia Finis di Bawah Malaysia


Posisi ke-16 juga membuat Indonesia belum menjadi negara Asia Tenggara dengan peringkat tertinggi pada klasemen akhir.

Thailand finis di posisi ketujuh dengan 18 emas, 13 perak, dan 21 perunggu. Malaysia berada di posisi ke-11 dengan sembilan emas, tujuh perak, dan 16 perunggu.

Indonesia berada tiga tingkat di bawah Malaysia dengan selisih empat medali emas.

Di sisi lain, Indonesia masih berada di atas Filipina yang finis di posisi ke-17 dengan empat emas, sembilan perak, dan 16 perunggu.
 

Tiongkok Kembali Jadi Juara Umum


Tiongkok kembali mendominasi klasemen akhir Asian Games 2026. Negeri Tirai Bambu menjadi juara umum dengan 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu, atau total 341 medali.

Tuan rumah Jepang berada di posisi kedua dengan 83 emas, 95 perak, dan 91 perunggu. Korea Selatan melengkapi tiga besar dengan 39 emas, 43 perak, dan 68 perunggu. 

Asian Games 2026 sendiri resmi berakhir pada Minggu, 4 Oktober. Ajang yang berlangsung di Aichi-Nagoya tersebut mempertandingkan ratusan nomor dari berbagai cabang olahraga sebelum tongkat penyelenggaraan berikutnya beralih kepada Doha, Qatar, yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2030. 

Bagi Indonesia, lima medali emas dan total 39 medali menjadi hasil akhir yang melampaui target. Namun, penurunan dua emas dibandingkan Hangzhou serta posisi yang turun tiga tingkat membuat capaian di Aichi-Nagoya tetap menyisakan bahan evaluasi untuk menghadapi Asian Games berikutnya.
 

Klasemen Akhir Perolehan Medali Asian Games 2026

 
Pos Negara Emas Perak Perunggu Total
1 Tiongkok 169 89 83 341
2 Jepang 83 95 91 269
3 Korea Selatan 39 43 68 150
4 India 21 27 37 85
5 Uzbekistan 21 25 24 70
6 Iran 19 18 15 52
7 Thailand 18 13 21 52
8 Kazakhstan 12 24 54 84
9 Hong Kong 11 19 24 54
10 Bahrain 11 5 6 22
11 Malaysia 9 7 16 32
12 Korea Utara 7 13 9 29
13 Uni Emirat Arab 7 5 1 13
14 Qatar 6 6 6 18
15 Taiwan 5 17 33 55
16 Indonesia 5 11 23 39
17 Filipina 4 9 16 29
18 Arab Saudi 4 3 10 17
19 Kuwait 4 1 4 9
20 Vietnam 3 3 19 25
21 Singapura 2 9 7 18
22 Tajikistan 2 5 9 16
23 Yordania 2 3 6 11
24 Myanmar 2 1 2 5
25 Makau 1 4 1 6
26 Kyrgyzstan 1 3 10 14
27 Mongolia 1 1 13 15
28 Sri Lanka 1 1 1 3
29 Pakistan 0 2 8 10
30 Irak 0 2 3 5
31 Turkmenistan 0 2 0 2
32 Afghanistan 0 1 2 3
33 Lebanon 0 1 2 3
34 Oman 0 1 1 2
35 Kamboja 0 0 4 4
36 Nepal 0 0 2 2
37 Bangladesh 0 0 1 1
38 Brunei Darussalam 0 0 1 1
39 Laos 0 0 1 1
40 Suriah 0 0 1 1


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan