Menpora, Erick Thohir (dok. Kemenpora)
Menpora, Erick Thohir (dok. Kemenpora)

Asian Games

Anggaran Pelatnas Asian Games 2026 Turun Hingga Rp300 Miliar, Ini Penjelasan Menpora

Gregorius Gelino • 03 Juni 2026 06:00
Ringkasnya gini..
  • Anggaran untuk Asian Games 2026 turun lebih dari Rp300 miliar dari anggaran 2022.
  • Erick menegaskan bahwa Indonesia tetap berpotensi meraih empat emas di Asian Games 2026.
  • Erick memastikan pihaknya akan fokus menyusun strategi yang tepat bersama KONI dan KOI untuk berprestasi di Asian Games 2026.
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menjelaskan bahwa anggaran pelatnas Asian Games 2026 menurun signifikan dibanding tahun 2022, dari Rp389,8 miliar kini menjadi Rp81 miliar. Tapi, Erick menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan persiapan tim Indonesia menghadapi ajang Asian Games 2026.

Turun Rp300 Miliar

Menurut Erick, anggaran tersebut sudah dihitung secara cermat. Ia juga memastikan bahwa alokasi anggaran untuk keberangkatan kontingen tetap diprioritaskan.
 
“Namun alokasi anggaran untuk keberangkatan kontingen tetap terjaga dan diprioritaskan,” jelas Menpora Erick.

Berpotensi Raih 4 Emas

Erick menyebut Indonesia berpotensi meraih empat medali emas pada Asian Games tahun ini. Target itu disesuaikan karena tiga nomor potensial tidak dipertandingkan. Ketiga nomor pertandingan tersebut yaitu 10m running target dan 10m running target mixed (menembak), serta traditional boat race.
 
“Pada Asian Games 2022, Indonesia meraih tujuh emas. Target kini menurun karena tiga nomor pertandingan tidak lagi dipertandingkan. Dengan kondisi saat ini, ditambah ada tiga nomor pertandingan yang tidak dipertandingkan, maka target kita di Asian Games tahun ini adalah empat medali emas,” jelas Menpora Erick. 

Fokus Susun Strategi

Lebih lanjut, Menpora Erick menyatakan jika pihaknya sudah bertemu dengan sejumlah cabang olahraga (cabor), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) guna menyusun strategi terbaik demi menjaga prestasi Indonesia di tingkat Asia.

Ia berharap adanya dukungan tambahan dari para pemangku kebijakan lainnya, khususnya dalam hal pendanaan. Dia menilai, perhatian lebih sangat dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan atlet dan pelatih yang telah berkorban demi mengharumkan nama bangsa.

Baca juga: UPH Tangerang dan BINUS Jakarta Berbagi Gelar, Siapkan Performa Maksimal di The Nationals

Di samping itu, Menpora Erick juga mengapresiasi keterlibatan berbagai tokoh penting dalam pembinaan olahraga. Beberapa di antaranya seperti Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani yang juga Ketua Umum Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) dan Yenny Wahid yang menjabat Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). 
 
“Banyak figur yang sudah bekerja keras. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pemangku kebijakan yang terus memberikan perhatian lebih kepada atlet dan pelatih kita,” pungkas Menpora Erick.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan