Kemenpora menggelar Training of Trainers di Cilacap (dok. Kemenpora)
Kemenpora menggelar Training of Trainers di Cilacap (dok. Kemenpora)

Olahraga

Kemenpora Gelar ToT di Cilacap Cetak 115 Penggerak Olahraga Disabilitas

Gregorius Gelino • 17 Agustus 2026 23:59
Ringkasnya gini..
  • Kemenpora RI melatih 115 pelatih, penggerak, dan pendamping SOIna di Cilacap guna memperluas akses serta partisipasi olahraga bagi penyandang disabilitas.
  • Peserta dibekali teori dan praktik langsung oleh tiga ahli, mencakup kebijakan, klasifikasi atlet, identifikasi bakat, hingga penyusunan program latihan.
  • Program ini didukung penuh oleh Pemkab Cilacap dan NPC Indonesia sebagai langkah nyata menciptakan pembinaan atlet disabilitas yang berkelanjutan dari daerah.
Cilacap: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus bergerak masif melahirkan ekosistem olahraga yang inklusif di tingkat daerah. Langkah nyata ini diwujudkan lewat gelaran Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya Kabupaten Cilacap yang berlangsung pada 13–14 Agustus 2026 di Sindoro Hotel Cilacap by Conary.
 
Sebanyak 115 peserta yang terdiri dari pelatih, penggerak olahraga, hingga pendamping Special Olympics Indonesia (SOIna) se-Kabupaten Cilacap berkumpul untuk mengasah kapasitas diri. Program ini diproyeksikan menjadi katalisator pencetakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap mendampingi atlet disabilitas hingga ke pelosok daerah.
 
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Plh. Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Dr. Budi Ariyanto Muslim, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap Budi Narimo, S.Sos., M.Si., serta Sekretaris Jenderal NPC Indonesia Kabupaten Cilacap Gontho Pramuhargono.

Komitmen Kesetaraan dan Hak Berolahraga

Kepala Disparpora Kabupaten Cilacap, Budi Narimo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan Kemenpora RI yang memilih Cilacap sebagai sentra pelatihan. Ia menegaskan bahwa olahraga adalah hak universal yang harus diakses oleh semua lapisan masyarakat tanpa memandang kondisi fisik.

“Olahraga tidak hanya membuat kita bergerak atau berkeringat, tetapi juga membentuk karakter, menjaga keseimbangan jiwa dan raga, serta menjadi refleksi nilai-nilai kehidupan. Semua orang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berolahraga dan berprestasi,” ujar Budi Narimo.

Baca juga: 60 Tim Ramaikan Turnamen Tenis Meja, Olahraga dan Silaturahmi Jadi Satu

Pembekalan Komprehensif

Guna memastikan keluaran program yang berkualitas, Kemenpora menghadirkan tiga narasumber ahli, yakni Andhica Harfie, Nur Agung Martopo, dan dr. Ray Indra Wibowo, Sp.KFR.
 
Para peserta dibekali serangkaian materi krusial, meliputi arah kebijakan olahraga disabilitas, pemberdayaan, dan strategi pengembangan. Klasifikasi atlet, metode kepelatihan modern, dan teknik identifikasi bakat.
 
Uji bakat langsung serta penyusunan program latihan yang terstruktur dan terukur. Seluruh peserta juga melewati tahap evaluasi ketat melalui pre-test, post-test, hingga praktik mengajar untuk memastikan ilmu yang didapat siap diimplementasikan secara konkret.
 
Dukungan penuh turut disuarakan oleh Sekjen NPC Indonesia Kabupaten Cilacap, Gontho Pramuhargono. Ia meyakini ToT ini menjadi amunisi segar bagi pengurus, pelatih, dan ofisial untuk menjaring serta membina talenta-talenta disabilitas di Cilacap secara berkelanjutan.
 
Melalui sinergi ini, Kemenpora RI optimistis tingkat partisipasi masyarakat penyandang disabilitas dalam dunia olahraga akan melonjak drastis, sekaligus memperkuat fondasi prestasi olahraga disabilitas Indonesia di masa depan.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan