Di tengah kondisi tersebut, Sean Gelael bersama Team WRT #32 menunjukkan performa cukup menjanjikan di kelas LMGT3. Mengandalkan BMW M4 GT3 bersama Augusto Farfus dan satu rekan setim lainnya, WRT #32 berhasil menempati posisi keenam pada FP1 dan posisi ketujuh pada FP2.
Hasil ini menjadi modal positif bagi tim dalam mempersiapkan diri menghadapi balapan 6 Hours of Monza yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu.
Hujan di Monza Jadi Tantangan Strategi WRT #32
Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting dalam persiapan balapan akhir pekan ini. Sepanjang Jumat, hujan membuat lintasan Monza selalu basah, meskipun permukaan trek mulai sedikit mengering menjelang akhir FP2.Situasi tersebut membuat para insinyur dan pebalap harus bekerja ekstra keras dalam menentukan konfigurasi mobil yang tepat. Pasalnya, kondisi saat balapan Minggu nanti diperkirakan berpotensi kering, meski suhu udara diprediksi tetap dingin.
Tantangan semakin besar karena Sirkuit Monza terakhir kali digunakan untuk ajang FIA World Endurance Championship (WEC) pada 2023. Artinya, tim tidak memiliki referensi kondisi terkini dari penyelenggaraan balapan WEC di sirkuit legendaris Italia tersebut.
Menariknya, WRT #32 menjadi mobil pertama yang keluar menggunakan ban slick atau ban khusus lintasan kering menjelang akhir FP2. Keputusan ini menjadi bagian penting dari upaya tim membaca kondisi aspal yang mulai mengering, meskipun beberapa bagian trek masih basah.
Langkah tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi tim untuk mengumpulkan data awal terkait performa BMW M4 GT3 menggunakan ban kering.
Hasil FP1 dan FP2 WEC Monza 2026 Berubah
Persaingan di kelas LMGT3 dan Hypercar berlangsung menarik sepanjang dua sesi latihan bebas. Pada FP1, kelas LMGT3 dikuasai Garage 59 #10. McLaren yang dikemudikan Tom Flemming berhasil mencatatkan waktu tercepat.Sementara itu, di kelas Hypercar, Charles Milesi membawa Alpine #35 menjadi yang tercepat. Memasuki FP2, peta persaingan mengalami perubahan. Ferrari AF Corse #83 yang dikemudikan Robert Kubica tampil sebagai yang tercepat di kelas Hypercar.
Di kelas LMGT3, giliran Proton Competition yang mendominasi dengan menempatkan dua mobilnya di posisi pertama dan kedua. Mobil nomor 77 unggul tipis atas rekan setimnya, nomor 88. Sementara itu, WRT #32 yang diperkuat Sean Gelael, Augusto Farfus, dan rekan setimnya tetap mampu menjaga posisi kompetitif dengan finis di urutan ketujuh.
Sean Gelael Termotivasi Kenang Alex Zanardi
Selain menghadapi tantangan teknis dan cuaca, akhir pekan balapan di Monza juga memiliki makna emosional bagi Team WRT #32. Tim menggunakan momentum 6 Hours of Monza 2026 untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Alex Zanardi, legenda balap asal Italia. Senyum khas Zanardi terlihat menghiasi bodi BMW M4 GT3 yang dikendarai Sean Gelael dan rekan-rekannya.Penghormatan tersebut menjadi sumber motivasi tambahan bagi Sean dan seluruh anggota tim untuk memberikan penampilan terbaik di Monza. Sean mengaku merasa terhormat bisa menjadi bagian dari penghormatan kepada sosok yang memiliki tempat istimewa dalam dunia motorsport tersebut.
"Kami merasa terhormat bisa mengenang Alex Zanardi akhir pekan ini. Kami berharap bisa membuatnya bangga dengan cara meraih hasil bagus di balapan terakhir 2026 ini," ujar Sean Gelael, Brand Ambassador Pertamax Turbo dan Pertamina Fastron.
Dengan hasil positif pada dua sesi latihan bebas, Sean Gelael dan Team WRT #32 kini akan berupaya memaksimalkan persiapan sebelum menghadapi tantangan utama pada balapan 6 Hours of Monza 2026. Kondisi cuaca, pemilihan ban, serta ketepatan setelan BMW M4 GT3 bakal menjadi faktor penting dalam menentukan peluang mereka meraih hasil terbaik di seri penutup musim ini.