Pembalap Team WRT #32, Sean Gelael, dengan livery Alex Zanardi (dok. Team WRT)
Pembalap Team WRT #32, Sean Gelael, dengan livery Alex Zanardi (dok. Team WRT)

WEC 2026

Team WRT #32 Hadirkan Livery Spesial di 6 Hours of Monza 2026

Gregorius Gelino • 06 November 2026 17:21
Ringkasnya gini..
  • Team WRT #32 menghadirkan livery spesial bergambar wajah mendiang Alex Zanardi pada BMW M4 LMGT3 di 6 Hours of Monza 2026 sebagai penghormatan kepada legenda motorsport Italia tersebut.
  • Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung membidik kemenangan kedua musim ini di kelas LMGT3. Jika berhasil, WRT #32 akan menjadi tim pertama yang mampu mengulang kemenangan sepanjang musim 2026.
  • Jika pemenang LMGT3 di Monza berasal dari tim di luar tujuh pemenang sebelumnya, FIA WEC berpotensi mencatat rekor pemenang berbeda di setiap balapan sejak kejuaraan ini dimulai pada 2012.
Monza: Balapan pamungkas FIA World Endurance Championship (WEC) 2026 di Sirkuit Monza, Italia, bukan sekadar menjadi ajang penentuan gelar juara dan penciptaan rekor baru. Ada sebuah penghormatan emosional yang turut mewarnai akhir pekan balap 6 Hours of Monza, khususnya bagi Team WRT #32.

Tim yang diperkuat Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung tersebut secara khusus menghadirkan livery spesial pada mobil BMW M4 LMGT3 mereka sebagai tribut untuk mendiang Alex Zanardi, legenda motorsport Italia yang meninggal dunia pada 1 Mei 2026.

Bukan sekadar perubahan tampilan, livery istimewa ini menjadi simbol penghormatan kepada sosok yang dikenal memiliki perjalanan hidup luar biasa, baik di dunia balap maupun olahraga paralimpik.

Alex Zanardi, Legenda dengan Semangat Pantang Menyerah

Nama Alex Zanardi memiliki tempat istimewa dalam sejarah motorsport dunia. Pembalap asal Italia ini pernah berkompetisi di Formula 1 (F1) dan CART (Champ Car) di Amerika Serikat.

Namun, perjalanan kariernya mengalami perubahan drastis setelah kecelakaan hebat dalam balapan di Jerman pada 2001. Insiden tersebut membuat kedua kakinya harus diamputasi.

Meski menghadapi kondisi yang sangat berat, Zanardi tidak menyerah pada keadaan. Ia justru menemukan tantangan baru melalui olahraga para-sepeda, khususnya nomor handcycling atau sepeda tangan.

Semangat kompetitifnya kembali membuahkan prestasi luar biasa. Zanardi sukses mengoleksi empat medali emas dari dua penampilannya di ajang Paralimpiade, yakni London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Kisah perjuangannya menjadikan Zanardi bukan hanya seorang legenda balap, tetapi juga simbol ketangguhan, keberanian, dan semangat untuk terus berjuang menghadapi keterbatasan.

Wajah Zanardi Diabadikan dalam Livery BMW M4 WRT #32

Penghormatan terhadap Zanardi sebenarnya bukan hal baru bagi Team WRT. Tim asal Belgia tersebut sebelumnya juga telah memberikan penghormatan kepada sang legenda pada Mei 2026. Namun, untuk menghadapi seri penutup FIA WEC 2026 di Monza, Team WRT #32 memberikan penghormatan yang lebih istimewa. Wajah Alex Zanardi kini menjadi bagian dari desain livery khusus BMW M4 LMGT3 nomor 32 yang akan berlaga di hadapan publik Italia.

"Khusus di mobil nomor 32 kami ciptakan tampilan spesial untuk 6 Hours of Monza. Ini bentuk penghormatan kami untuk Alex Zanardi," jelas Team WRT.

Pemilihan Monza sebagai lokasi penghormatan juga terasa istimewa. Sirkuit legendaris tersebut berada di Italia, tanah kelahiran Zanardi, sehingga tribut ini memiliki makna emosional tersendiri.

Motivasi Tambahan bagi Sean Gelael dan Rekan Setim

Di balik livery spesial tersebut, Team WRT #32 juga membawa misi penting dalam balapan terakhir musim ini. Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung tentu ingin menutup perjalanan FIA WEC 2026 dengan hasil terbaik di kelas LMGT3. Jika berhasil memenangi 6 Hours of Monza, WRT #32 berpeluang mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya tim yang mampu meraih dua kemenangan di kelas LMGT3 sepanjang musim 2026.

Pasalnya, tujuh balapan yang telah berlangsung sebelumnya selalu menghadirkan pemenang berbeda. Belum ada satu pun tim yang mampu mengulangi kemenangan. Karena itu, Monza menjadi kesempatan terakhir bagi WRT #32 untuk membuktikan konsistensi sekaligus mengukir pencapaian istimewa.

6 Hours of Monza 2026 Berpeluang Ciptakan Sejarah Baru

Persaingan di kelas LMGT3 juga menyimpan potensi rekor yang tak kalah menarik. Jika pemenang di Monza berasal dari tim selain tujuh tim yang telah meraih kemenangan sebelumnya, sejarah baru akan tercipta di FIA WEC.

Ketujuh tim tersebut adalah WRT #69, Garage 59 #10, TF Sport #33, Racing Team Turkey by TF #34, Heart of Racing Team #27, Team WRT #32, dan The Bend Manthey #92. Artinya, apabila salah satu tim di luar daftar tersebut keluar sebagai pemenang, kelas GT FIA WEC akan mencatatkan pemenang berbeda dalam setiap balapan untuk pertama kalinya sejak kejuaraan ini digelar pada 2012, termasuk era LMGTE hingga LMGT3.

Dengan demikian, 6 Hours of Monza 2026 bukan hanya menjadi penutup musim, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu balapan paling bersejarah dalam perjalanan FIA WEC. Bagi Team WRT #32, apa pun hasil akhirnya, livery spesial Alex Zanardi sudah memberikan makna lebih pada perjuangan mereka. Sebuah pengingat bahwa semangat untuk terus berjuang dan pantang menyerah merupakan warisan terbesar yang ditinggalkan sang legenda.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan