Kemenangan Leo/Daniel menjadi medali emas ketiga Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sekaligus menjaga asa kontingen Merah Putih untuk memenuhi target empat medali emas yang telah ditetapkan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perjuangan Leo/Daniel yang berhasil membawa pulang emas dari nomor ganda putra bulu tangkis.
“Alhamdulillah, emas ketiga untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil mempersembahkan medali emas untuk Merah Putih setelah mengalahkan pasangan China di partai final,” ujar Menpora Erick.
Leo/Daniel Kembalikan Emas Ganda Putra ke Indonesia
Prestasi Leo/Daniel memiliki makna tersendiri bagi bulu tangkis Indonesia. Medali emas nomor ganda putra Asian Games kembali menjadi milik Indonesia setelah terakhir kali diraih pada Asian Games Jakarta 2018 melalui pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.Erick Thohir menilai keberhasilan Leo/Daniel menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus mengembalikan kejayaan Indonesia di nomor ganda putra Asian Games. Kemenangan tersebut juga menambah catatan penting bagi perjalanan bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026.
“Kemenangan ini sekaligus mengembalikan emas ganda putra Asian Games ke Indonesia setelah terakhir diraih pada 2018. Selamat dan terima kasih atas perjuangannya. Ini prestasi yang membanggakan untuk Indonesia,” jelas Erick.
Bulu Tangkis Sumbang Dua Medali Emas
Tambahan emas dari Leo/Daniel membuat cabang olahraga bulu tangkis Indonesia telah mempersembahkan dua medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.Pencapaian tersebut sekaligus melampaui target awal yang disepakati antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan para pengurus cabang olahraga, yakni satu medali emas dari bulu tangkis. Erick memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pengurus federasi, dan jajaran tim bulu tangkis Indonesia yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen menghadapi Asian Games 2026.
“Saya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada tim bulu tangkis Indonesia. Target kita adalah satu emas, tetapi hari ini cabor bulu tangkis sudah mampu mempersembahkan dua emas. Ini semua berkat komitmen, kerja keras atlet, pelatih, ofisial, pengurus federasi, serta seluruh tim yang telah mempersiapkan kontingen secara serius menghadapi Asian Games,” imbuh Menpora.
Angkat Besi Juga Penuhi Target Emas
Selain bulu tangkis, cabang olahraga angkat besi juga telah memenuhi target dengan menyumbangkan satu medali emas untuk Indonesia.Dengan demikian, sejauh ini Indonesia telah mengoleksi tiga medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Raihan tersebut sesuai dengan progres menuju target empat emas yang telah ditetapkan.
“Kita juga memberikan apresiasi kepada angkat besi yang sudah mendapatkan satu emas sesuai dengan target. Ini menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan dapat menjadi motivasi dan acuan bersama untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” kata Erick.
Indonesia Tinggal Butuh Satu Emas Lagi
Meski telah mengumpulkan tiga emas, perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 masih belum berakhir. Erick Thohir menegaskan bahwa Kemenpora masih menantikan kontribusi dari cabang olahraga lain yang berpeluang meraih medali emas.Para atlet yang masih bertanding diminta tetap fokus dan menjaga semangat hingga pertandingan terakhir. Keberhasilan Leo/Daniel diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi atlet-atlet Indonesia lainnya yang masih berjuang di Asian Games 2026.
“Kita masih menunggu perjuangan dari cabang-cabang olahraga lain yang juga menjanjikan emas. Karena setiap cabor harus menjaga komitmen untuk memenuhi target yang telah disepakati bersama. Karena itu, saya berharap seluruh atlet yang masih bertanding bisa terus fokus, menjaga semangat, dan memberikan kemampuan terbaiknya,” tutur Erick.
“Sekarang kita sudah mendapatkan tiga emas. Tinggal satu emas lagi dari target yang sudah kita tetapkan. Jadikan pencapaian emas ini sebagai pemacu semangat atlet-atlet kita yang masih berjuang untuk mendapatkan emas berikutnya. Kita kawal bersama perjuangan ini sampai pertandingan terakhir. Semoga emas berikutnya segera hadir dan target empat emas dapat kita capai,” tutup Menpora Erick.