Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap aktivitas fisik, memperkuat ekosistem olahraga nasional, serta membangun fondasi pembinaan atlet sejak usia dini secara berkelanjutan.
Kolaborasi ini juga menandai penguatan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem olahraga yang lebih inklusif, masif, dan berdampak langsung ke masyarakat.
60.000 Masyarakat akan Terlibat dalam Program Olahraga Nasional
Program kolaborasi Kemenpora dan Nestlé MILO akan menjangkau lebih dari 60.000 masyarakat di berbagai daerah di Indonesia melalui aktivasi olahraga, pendidikan, dan event nasional.
Salah satu fokus utama adalah kegiatan olahraga di ruang publik melalui Car Free Day (CFD) yang akan digelar di Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Ciamis, Bandung Barat, dan Salatiga pada Juli hingga Oktober 2026.
Program ini dirancang untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif bergerak dalam aktivitas fisik sederhana yang dapat diakses secara luas.
Selain itu, MILO School Development Program juga diperkuat melalui Tes Kebugaran Pelajar Nasional (TKPN) yang akan dilaksanakan di 100 sekolah di 10 kota di Indonesia bersama Kemenpora RI.
Kemenpora Tekankan Pentingnya Pembinaan Sejak Usia Dini
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pembudayaan olahraga harus dimulai sejak usia dini untuk membentuk masyarakat yang sehat dan kompetitif.
Ia menekankan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk memperluas dampak pembinaan olahraga di Indonesia.
“Upaya ini tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta," ujar Taufik dalam acara penandatangan MoU di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (29/6/2026).
"Kami menyambut baik kolaborasi dengan Nestlé MILO sebagai contoh nyata sinergi yang dapat memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan olahraga sekaligus mendorong terciptanya generasi yang lebih sehat, aktif, dan berdaya saing,” tambahnya.
Nestlé MILO Perluas Dampak Hingga Industri Olahraga Nasional
Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pembudayaan olahraga, tetapi juga penguatan industri olahraga nasional.
“Melalui Bidang Pembudayaan Olahraga, kolaborasi ini menghadirkan berbagai sports activation pada Car Free Day di sejumlah kota sekunder seperti Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Ciamis, Bandung Barat, dan Salatiga yang akan dilaksanakan mulai Juli hingga Oktober 2026. Berikutnya, pada MILO School Development Program akan dilakukan Tes Kebugaran Pelajar Nasional (TKPN) bersama Kemenpora RI di 100 sekolah di 10 kota,” ujar Alaa Shaaban.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini membuka ruang lebih luas bagi masyarakat, komunitas olahraga, pelaku industri, dan pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang lebih kuat dan terintegrasi.
“Melalui berbagai inisiatif ini, Nestlé MILO dan Kemenpora RI berharap dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam berolahraga, memperkuat ekosistem olahraga nasional, serta mempertemukan masyarakat, komunitas olahraga, pelaku industri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong kemajuan olahraga Indonesia,” imbuhnya.
Indonesia Sports Summit 2026 Jadi Momentum Besar Olahraga Nasional
Kolaborasi ini juga terhubung dengan agenda besar Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 yang akan diselenggarakan Kemenpora RI pada 11–13 September 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian tersebut, Nestlé MILO akan menghadirkan Race Pack Collection MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Jakarta International 10K yang akan diikuti oleh 25.000 peserta dari komunitas lari, pelajar, hingga masyarakat umum.
Program ini diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat ekosistem industri olahraga sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik berskala nasional.
Kemenpora Dorong Kolaborasi Lintas Sektor yang Berkelanjutan
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Dr. Gunawan Suswantoro, menegaskan bahwa pembangunan olahraga nasional membutuhkan kolaborasi jangka panjang antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Pembangunan olahraga nasional membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan dan partisipasi dari seluruh pemangku kepentingan. Melalui kolaborasi dengan Nestlé MILO, kami berharap dapat memperkuat berbagai program pembudayaan olahraga, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebugaran, serta mendukung pengembangan industri olahraga nasional,” ujarnya.
Lebih dari 50 Tahun MILO Bangun Generasi Aktif Indonesia
Selama lebih dari lima dekade, Nestlé MILO telah menjangkau lebih dari 50 juta anak di lebih dari 300 kota dan kabupaten di Indonesia melalui berbagai program MILO ACTIV Indonesia.
Program tersebut mencakup School Development Program, Tantangan Juara, MILO National Championship, MILO ACTIV Academy, MILO ACTIV Indonesia Race, serta kolaborasi internasional seperti Basketball For Good bersama FIBA yang akan mulai berjalan pada 2026.
Olahraga sebagai Fondasi Karakter Generasi Masa Depan
Nestlé MILO menegaskan bahwa olahraga tidak hanya membangun kebugaran fisik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda Indonesia.
Nilai seperti disiplin, kerja sama tim, sportivitas, percaya diri, dan pantang menyerah menjadi fondasi penting dalam setiap program pembinaan.
Melalui kolaborasi dengan Kemenpora RI, MILO berharap dapat memperkuat fondasi olahraga Indonesia dan melahirkan generasi yang lebih sehat, aktif, dan siap bersaing di tingkat global.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda