Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengendarai motor nomor 9. (Foto: Instagram resmi Veda Ega Pratama)
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengendarai motor nomor 9. (Foto: Instagram resmi Veda Ega Pratama)

Moto3 2026

Hasil Veda Ega Pratama di Moto3 Belanda 2026: Sempat P2, Lalu Crash di Lap 8

Kautsar Halim • 28 Juni 2026 19:09
Ringkasnya gini..
  • Veda Ega Pratama start dari posisi ketujuh dan sempat naik ke posisi kedua di Moto3 Belanda 2026.
  • Veda mengalami crash pada lap kedelapan setelah kehilangan kendali saat melewati tikungan dalam situasi balapan yang rapat.
  • Maximo Quiles keluar sebagai pemenang, sementara Veda gagal finis dan pulang tanpa poin dari Assen.
Assen: Veda Ega Pratama nyaris membuat kejutan besar di Moto3 Belanda 2026. Pembalap muda Indonesia dari Honda Team Asia itu sempat menembus posisi kedua sebelum akhirnya crash pada lap kedelapan di Sirkuit Assen, Minggu, 28 Juni 2026 sore WIB.
 
Veda memulai balapan dari posisi ketujuh. Ia sempat turun ke posisi kesembilan pada akhir lap pertama, tetapi mampu bangkit cepat dan masuk ke persaingan grup depan. Performa itu membuat peluang podium sempat terbuka.
 
Namun, harapan Veda untuk membawa pulang poin dari Assen harus berakhir pahit. Ia kehilangan kendali saat melewati tikungan pada lap kedelapan. Motor Veda tergelincir, keluar lintasan, dan membuatnya gagal melanjutkan balapan.
 

Start Ketujuh, Veda Langsung Menekan


Veda memulai Moto3 Belanda 2026 dari posisi ketujuh. Posisi ini menjadi modal penting karena Assen dikenal sebagai lintasan cepat, rapat, dan menuntut keberanian tinggi sejak lap awal.

Pada akhir lap pertama, Veda sempat melorot ke posisi kesembilan. Namun, ia tidak kehilangan ritme. Pembalap Indonesia itu tetap menjaga momentum dan mulai mendekati rombongan depan.
 
Memasuki lap kedua dan ketiga, Veda tampil lebih agresif. Ia mulai menekan para pembalap di depannya dan kembali masuk ke zona persaingan papan atas.
 

Sempat P2, Veda Buka Peluang Podium


Performa terbaik Veda terlihat pada lap keempat. Ia berhasil menyalip Maximo Quiles dan naik ke posisi kedua. Momen itu membuat peluang podium mulai terbuka.
 
Veda kemudian terlibat dalam persaingan ketat dengan David Almansa dan sejumlah pembalap utama Moto3. Ia mampu menjaga kecepatan di grup depan dan memberi tekanan kepada para rival yang lebih berpengalaman.
 
Aksi Veda menjadi salah satu sorotan dalam balapan. Ia tidak hanya bertahan, tetapi juga berani menyerang. Untuk pembalap muda Indonesia yang sedang menjalani musim penuh di Moto3, performa ini menjadi sinyal positif.
 

Kronologi Crash Veda di Lap Kedelapan


Balapan mulai berubah ketika Veda kehilangan beberapa posisi setelah sempat berada di barisan depan. Pada lap ketujuh, ia turun dari posisi kedua ke posisi keempat setelah disalip Maximo Quiles dan Hakim Danish.
 
Tidak lama setelah itu, posisi Veda kembali merosot. Ia sempat berada di sekitar posisi kedelapan saat persaingan di grup depan semakin rapat.
 
Memasuki lap kedelapan, Veda mencoba menjaga ritme dan posisi. Namun, saat melewati tikungan dalam situasi balapan yang padat, ia kehilangan kendali atas motornya.
 
Motor Veda tergelincir dan keluar lintasan. Setelah insiden tersebut, ia tidak dapat melanjutkan balapan. Moto3 Belanda 2026 pun berakhir dengan status DNF bagi pembalap Honda Team Asia tersebut.
 

Apa yang Membuat Veda Crash?


Belum ada keterangan resmi yang menjelaskan penyebab teknis crash Veda secara detail. Karena itu, insiden tersebut tidak bisa langsung dipastikan terjadi karena kontak dengan pembalap lain, masalah teknis motor, atau kesalahan tertentu.
 
Berdasarkan jalannya balapan, Veda kehilangan kendali saat melewati tikungan dalam situasi grup yang sangat rapat. Ada kemungkinan ia kehilangan grip ban belakang hingga motornya tergelincir.
 
Situasi seperti ini sangat umum terjadi di Moto3. Jarak antarpembalap sangat dekat. Satu perubahan kecil pada titik pengereman, sudut masuk tikungan, atau kontrol traksi bisa langsung membuat pembalap kehilangan posisi, bahkan terjatuh.
 

Assen Berakhir Pahit, tapi Kecepatan Veda Terbukti


Crash tersebut membuat Veda gagal membawa pulang poin dari Moto3 Belanda 2026. Hasil ini jelas mengecewakan karena ia sudah menunjukkan potensi besar sejak awal balapan.
 
Namun, dari sisi performa, balapan ini tetap memberi sinyal positif. Veda mampu start dari baris ketiga, masuk ke grup depan, menembus posisi kedua, dan memberi tekanan kepada pembalap papan atas Moto3.
 
Masalah utama Veda bukan pada kecepatan. Ia sudah menunjukkan pace yang cukup kompetitif. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi, membaca risiko, dan menyelesaikan balapan dalam kondisi tekanan tinggi.
 

Maximo Quiles Menang, Veda Pulang dengan Evaluasi Besar


Balapan Moto3 Belanda 2026 akhirnya dimenangkan oleh Maximo Quiles. Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu finis terdepan setelah memenangi persaingan dengan David Almansa.
 
Almansa menyelesaikan balapan di posisi kedua. Marco Morelli melengkapi podium di posisi ketiga.
 
Bagi Veda, hasil di Assen menjadi bahan evaluasi penting. Ia gagal finis, tetapi performanya sebelum crash menunjukkan bahwa ia punya kapasitas untuk bersaing di barisan depan.
 
Honda Team Asia perlu menjadikan balapan ini sebagai pelajaran. Veda sudah memiliki kecepatan. Kini, fokus utamanya adalah menjaga stabilitas, mengurangi risiko, dan mengubah peluang besar menjadi poin.
 

Hasil Lengkap Moto3 Belanda 2026

1. Maximo Quiles - CFMOTO Gaviota Aspar Team - 33'51.801
2. David Almansa - Liqui Moly Dynavolt Intact GP - +0.513
3. Marco Morelli - CFMOTO Gaviota Aspar Team - +2.433
4. Valentin Perrone - Red Bull KTM Tech3 - +2.551
5. Jesus Rios - Rivacold Snipers Team - +2.921
6. Brian Uriarte - Red Bull KTM Ajo - +4.438
7. Hakim Danish - AEON Credit MT Helmets MSI - +4.475
8. Joel Kelso - GRYD Racing - +5.895
9. Adrian Fernandez - Leopard Racing - +7.240
10. Casey O'Gorman - SIC58 Squadra Corse - +8.010
11. Rico Salmela - Red Bull KTM Tech3 - +8.885
12. Joel Esteban - LEVEL UP MTA - +11.333
13. Ryusei Yamanaka - AEON Credit MT Helmets MSI - +11.408
14. Matteo Bertelle - LEVEL UP MTA - +11.617
15. Eddie O'Shea - GRYD Racing - +11.896
16. Scott Ogden - CIP Green Power - +11.908
17. Leo Rammerstorfer - SIC58 Squadra Corse - +39.754
18. Guido Pini - Leopard Racing - +39.854
19. Nicola Carraro - Rivacold Snipers Team - +1'13.409
 
Gagal Finis
Marcos Uriarte - Liqui Moly Dynavolt Intact GP
Alvaro Carpe - Red Bull KTM Ajo
Veda Ega Pratama - Honda Team Asia
Zen Mitani - Honda Team Asia
Adrian Cruces - CIP Green Power
Cormac Buchanan - CODE Motorsports
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan