Sean Gelael (dok. Garage 75)
Sean Gelael (dok. Garage 75)

Balap Mobil

Latihan Berjalan Positif, Peluang Sean Gelael Menang di Mandalika Terbuka

Gregorius Gelino • 02 Mei 2026 12:22
Ringkasnya gini..
  • Sean mencatatkan waktu 1:29.203 pada sesi Official Practice dan menjadi yang tercepat di kelasnya atau di P3 secara keseluruhan.
  • Akash Nandy dan Kuai Yu juga menjadi sosok yang patut diwaspadai pada saat lomba.
  • Dengan catatan waktu yang cukup impresif, Sean tinggal mencari strategi yang pas untuk lomba.
Mandalika: Lima sesi latihan telah selesai digelar dalam rangkaian GT World Challenge Asia (GTWCA) putaran kedua di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika selama Kamis, 30 April, dan Jumat, 1 Mei. Dari keseluruhan tes tersebut, Sean Gelael dan tim Garage 75 bisa dibilang kompetitif.

Sean Tempati P3 pada Sesi Latihan

Khusus di kelas Silver di mana Sean akan berlomba, waktu tercepat yang dibuatnya adalah 1:29.203 pada sesi Official Practice hari Jumat (1/5). Pada sesi ini Sean menjadi yang tercepat di kelasnya, atau di posisi 3 (P3) secara keseluruhan.
 
Pada empat sesi lain, Sean dengan mobil Ferrari 296 GT3 Evo senantiasa ada di tiga besar di antara para pembalap kelas Silver. Tim Sport Asia Phantom dengan mobil Audi nomor 16 dengan duet China, Congfu Cheng/Kuai Yu bisa jadi pesaing utama Sean karena selalu membuat catatan bagus selama dua hari latihan resmi tersebut.

Baca juga: Pembalap Dunia Ramaikan GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika

Akash Nandy dari Malaysia, pemenang Race 1 GTWCA putaran pertama di Sepang, juga tak boleh dianggap remeh. Pengendara Lamborghini tersebut memilih untuk fokus pada simulasi lomba. Dan catatan waktunya terbilang kompetitif sebagai pembalap solo seperti Sean.
 
Akash dan pasangan Tiongkok (terutama Kuai Yu) memang tampaknya bakal menjadi sorotan untuk Race 1 kelas Silver GTWCA Mandalika, selain Sean tentunya. Race pace atau catatan rata-rata simulasi lomba mereka berimbang, ada pada kisaran 1:29-kecil hingga 1:29-besar. 

Fokus Cari Strategi yang Tepat

Penalti yang akan mereka terima untuk pit stop boleh dibilang sama, walau Sean sedikit kena tambahan tiga detik sebagai pembalap yang baru kali ini turun di GTWCA.

"Saya selalu melakukan pendekatan yang sama, apakah di FIA WEC, GT World Challenge Europe, atau GTWC Asia ini. Selama latihan kami menjalankan program tertentu, terutama simulasi lomba. Lalu kami menganalisis hasil kami sendiri maupun lawan. Selanjutnya kita cari strategi yang pas untuk lomba," ujar Sean, Brand Ambassador Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, dan SPBU Pertamina ini.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Siap Gelar Ajang Balap Mobil Internasional

Hari Sabtu, 2 Mei, di Mandalika akan jadi sangat krusial. Dua sesi Qualifying (Q) digelar hanya beberapa jam sebelum Race 1. Untuk tim yang terdiri dari dua nama, pembalap Q1 mesti start Race 1 dan pembalap Q2 start Race 2. Sementara bagi Sean dan Akash, keduanya menjalankan dua sesi Qualifying sendirian. Hasil Q1 akan dijadikan posisi start Race 1, Q2 untuk Race 2. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan