Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian Mandalika Festival of Speed 2026. GT World Challenge Asia merupakan kejuaraan balap mobil kategori GT3, yang mempertemukan tim dan pembalap profesional dari berbagai negara.
Sejak 2024, kompetisi ini menggunakan format single class (GT3), yang membuat persaingan semakin ketat dan kompetitif.
Pada musim 2026, tercatat 22 mobil GT3 akan berlaga di Mandalika. Pembalap akan diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori yakni Platinum, Gold, Silver, dan Bronze, menyesuaikan level pengalaman dan profesionalisme para driver.
Diikuti pembalap kelas dunia
Sejumlah pembalap internasional ternama dan berprestasi turut meramaikan ajang ini, antara lain Jules Gounon (pembalap pabrikan Mercedes-AMG sekaligus juara berbagai ajang GT dunia), Raffaele Marciello (mantan juara GT World Challenge dan pembalap top GT3 global), serta Nick Foster (pembalap berpengalaman di GT dan Porsche Carrera Cup Asia).
Dari Indonesia, beberapa nama juga turut ambil bagian, antara lain Sean Gelael, Setiawan Santoso, dan Andres Pato.
Persaingan brand otomotif ternama
Dari sisi pabrikan, GT World Challenge Asia 2026 menyuguhkan persaingan dari berbagai merek ternama dunia seperti Porsche, BMW, Mercedes-AMG, Ferrari, Lamborghini, Audi, dan Nissan, yang masing-masing membawa line-up kompetitif di kelas GT3. Porsche menjadi pabrikan dengan jumlah entri terbanyak melalui model 911 GT3 R, yang diturunkan oleh sejumlah tim seperti Origine Motorsport, Porsche Center Okazaki, Phantom Global Racing, AMAC Motorsport, dan Absolute Racing dengan berbagai kombinasi pembalap di kelas Pro-Am hingga Am.
BMW meramaikan melalui model M4 GT3 yang diperkuat Team Studie dan Team KRC. Sementara Mercedes-AMG mengandalkan GT3 Evo melalui Climax Racing dan Craft-Bamboo Racing dengan line-up di kategori Am dan Silver-Am.
Ferrari 488 GT3 Evo hadir melalui beberapa tim seperti 33R Harmony Racing, Garage 75, yang diperkuat Sean Gelael, serta Winhere Harmony Racing yang menurunkan dua line-up di kelas Pro-Am dan Silver.
Lamborghini Huracan GT3 Evo turut berpartisipasi melalui Absolute Racing di kelas Silver, sementara Audi R8 LMS GT3 Evo II, diperkuat oleh Audi Sport Asia Team Phantom melalui dua line-up di kategori Pro-Am dan Silver, termasuk kombinasi pembalap Andrés Pato bersama rekan setimnya.
Melengkapi persaingan, Nissan GT-R Nismo GT3 hadir melalui Team 5ZIGEN yang akan turun di kategori Silver. Ini menjadikan grid GT World Challenge Asia 2026 tetap kompetitif, meski dengan jumlah peserta yang lebih selektif.
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, optimis event GT World Challenge Asia 2026 akan menyuguhkan persaingan balap yang sengit, tontonan tingkat dunia, serta pengalaman sport tourism berkelas internasional.
“Penyelenggaraan tahun ini akan tetap menghadirkan kualitas kompetisi yang tinggi. Mandalika memiliki karakter sirkuit yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi tim serta pembalap internasional,” ujar Priandhi Satria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News