Suasana jumpa pers Srikandi Merdeka Cup 2026. (Foto: Istimewa)
Suasana jumpa pers Srikandi Merdeka Cup 2026. (Foto: Istimewa)

Dua Tim Putri Indonesia Tantang 6 Negara di Srikandi Merdeka Cup 2026

Kautsar Halim • 29 Juli 2026 17:53
Ringkasnya gini..
  • Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 akan berlangsung pada 14–23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, dengan menghadirkan delapan tim dari tujuh negara.
  • Indonesia menurunkan dua tim, yakni Garuda Pertiwi yang dilatih Timo Scheunemann dan Putri Nusantara di bawah arahan Takumi Taniguchi.
  • Turnamen ini menjadi ajang kompetisi internasional sekaligus pemantauan pemain untuk pembentukan Timnas Putri Indonesia U-17 menuju Kualifikasi AFC U-17 2027.
Jakarta: Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 akan menjadi panggung baru bagi pesepak bola putri Indonesia untuk menguji kemampuan di level internasional. Turnamen kelompok umur U-16 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–23 Agustus 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
 
Sebanyak delapan tim dari tujuh negara akan ambil bagian dalam turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PSSI tersebut. Selain dua tim Indonesia, kompetisi ini diikuti Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.
 
Indonesia akan diwakili Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Kehadiran dua tim diharapkan memberikan kesempatan lebih luas kepada para pemain muda untuk merasakan atmosfer pertandingan internasional sekaligus menunjukkan hasil pembinaan sepak bola putri yang telah berjalan secara berjenjang.
 

Penutup Rangkaian Women’s Soccer Trilogy 2026


Program Director Caffino Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan rangkaian terakhir dari Women’s Soccer Trilogy 2026.

Sebelumnya, dua turnamen telah digelar, yakni MilkLife Soccer Challenge All Stars pada 23–28 Juni dan HYDROPLUS Soccer League All Stars pada 5–12 Juli 2026. Rangkaian tersebut dirancang sebagai jalur pembinaan yang saling terhubung, mulai dari pencarian bakat hingga kompetisi internasional.
 
Mengusung slogan “Girls, Goals, Glory”, Caffino Srikandi Merdeka Cup diharapkan menjadi tempat bagi para pemain terbaik hasil pembinaan untuk mengukur kualitas permainan mereka menghadapi lawan dari negara lain.
 
“Women’s Soccer Trilogy 2026 merupakan satu jalur pembinaan yang saling terhubung. Dari proses tersebut, kami menjaring 56 pemain terbaik sebelum tim pelatih menetapkan 46 atlet untuk memperkuat dua tim,” ujar Teddy dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
 
Mayoritas pemain yang terpilih merupakan hasil pemantauan dari HYDROPLUS Soccer League. Sebagian di antaranya juga telah mengikuti proses pembinaan sejak MilkLife Soccer Challenge.
 

Dua Tim Indonesia Jalani Pemusatan Latihan


Garuda Pertiwi berada di bawah arahan pelatih Timo Scheunemann, sedangkan Putri Nusantara ditangani Takumi Taniguchi. Kedua tim menjalani pemusatan latihan di Kudus dan Pati sejak 24 Juli hingga 11 Agustus 2026.
 
Pemusatan latihan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik, pematangan strategi, komunikasi, serta pembentukan chemistry antarpemain. Persiapan tersebut dinilai penting karena para pemain akan menghadapi tim dengan karakter permainan yang berbeda-beda.
 
Menurut Teddy, keputusan menurunkan dua tim Indonesia bertujuan agar semakin banyak pemain muda mendapatkan menit bermain dan pengalaman internasional.
 
Ia juga berharap keberhasilan Timnas Putri Indonesia menjuarai Piala AFF Putri 2026 dapat menjadi tambahan motivasi. Terlebih, turnamen berlangsung berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
 

Ajang Pembentukan Timnas Putri U-17


Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menilai Caffino Srikandi Merdeka Cup memiliki peran penting dalam pembinaan pemain muda.
 
Selain memberikan pengalaman bertanding, kompetisi ini juga akan menjadi salah satu ajang pemantauan pemain menuju pembentukan Timnas Putri Indonesia U-17 yang dipersiapkan menghadapi Kualifikasi AFC U-17 2027.
 
“Semakin banyak pemain mendapatkan menit bermain di level internasional, semakin besar pula pilihan pemain berkualitas yang dapat diproyeksikan memperkuat Indonesia,” kata Vivin.
 
Menurutnya, pembinaan sepak bola putri tidak cukup hanya mengandalkan latihan. Para pemain juga membutuhkan kompetisi yang berkesinambungan agar dapat berkembang secara teknis maupun mental.
 
Komitmen serupa disampaikan Business Unit Head Coffee & Confectionary Savoria, Soegiono. Ia mengatakan keterlibatan Caffino sebagai mitra utama merupakan bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet putri usia muda.
 
Srikandi Merdeka Cup diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam melahirkan pemain yang suatu saat mampu membawa Indonesia bersaing di kompetisi internasional, termasuk Piala Dunia.
 

Timo Scheunemann Optimistis dengan Perkembangan Pemain


Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, menyebut para pemain menunjukkan perkembangan positif selama menjalani pemusatan latihan.
 
Perkembangan tersebut terlihat dari kerja sama di lapangan, komunikasi, kemampuan menyerap materi, hingga adaptasi terhadap strategi yang disiapkan tim pelatih.
 
“Para pemain mau belajar, cepat menyerap materi, dan menunjukkan semangat luar biasa di setiap sesi latihan. Bekal itu menjadi modal penting untuk menghadapi tim-tim dari enam negara,” ujar Timo.
 
Bermain di kandang sendiri juga dinilai dapat memberikan tambahan motivasi. Timo optimistis Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara mampu tampil kompetitif serta bersaing memperebutkan gelar juara.
 
Semangat serupa disampaikan Ayla Dva Khala Ahisma. Pemain Cipta Cendikia FA tersebut merupakan jebolan MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League.
 
Ayla sebelumnya pernah membawa HYDROPLUS Strikers menjadi runner-up JSSL Singapore 7’s. Ia juga meraih penghargaan Best Player HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026.
 
Menurut Ayla, sebagian besar pemain sudah pernah bertemu dalam turnamen sebelumnya sehingga proses membangun kekompakan menjadi lebih mudah.
 
“Sekarang kami tinggal memaksimalkan materi latihan agar bisa memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” tuturnya.
 

Pembagian Grup Srikandi Merdeka Cup 2026


Hasil undian yang digelar pada 23 Juli 2026 membagi delapan peserta ke dalam dua grup.
 
Grup A dihuni Garuda Pertiwi, Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. Sementara itu, Grup B berisi Thailand, Singapura, Yordania, dan Putri Nusantara.
 
Juara dan runner-up dari setiap grup akan melaju ke semifinal. Setelah itu, turnamen menggunakan sistem gugur untuk menentukan tim yang berhak tampil pada pertandingan final.
 
Selain trofi untuk juara, runner-up, dan peringkat ketiga, panitia juga menyiapkan penghargaan individu berupa Best Player, Top Scorer, Best Goalkeeper, serta Team Fair Play.
 
Turnamen akan menggunakan format pertandingan 11 melawan 11 dengan durasi dua kali 45 menit. Sebelum memasuki fase gugur, dua pertandingan dijadwalkan berlangsung setiap hari. Panitia juga menetapkan 20 dan 22 Agustus sebagai hari istirahat.
 
Dengan persiapan yang cukup panjang dan lawan dari berbagai negara, Srikandi Merdeka Cup 2026 bukan sekadar turnamen. Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi para pemain muda Indonesia untuk menambah pengalaman, menunjukkan kemampuan, dan membuka jalan menuju skuad Timnas Putri Indonesia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan