Direktur Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Hasan Gozali. (Foto: MI/Adam Dwi)
Direktur Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Hasan Gozali. (Foto: MI/Adam Dwi)

Direktur IBL Perketat Pemeriksaan Pemain Asing

Olahraga bola basket
Muhammad Al Hasan • 12 Februari 2019 12:31

Pemeriksaan bagi pebasket asing diperketat. Hal itu untuk menjaga nama baik IBL.

Jakarta: Direktur Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Hasan Gozali memperketat pemeriksaan fisik seluruh pemain asing di IBL. Ia menegaskan, pemeriksaan fisik seperti tinggi badan, berat badan dan lainnya akan dilakukan dengan akurat sesuai peraturan.
 
"Semua pemain impor yang datang pasti kami periksa, termasuk mengukur tinggi badan. Proses itu dilakukan oleh pihak medis yang disaksikan perwakilan IBL serta utusan klub," ujar Hasan dilansir Antara, Selasa 12 Februari 2019.
 
Dia melanjutkan, proses pemeriksaan juga akan dilakukan secara terbuka. Dengan proses yang terbuka seperti itu, untuk menjaga IBL bersih dari kondisi-kondisi ilegal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasan menambahkan, bahwa seluruh pemain asing di IBL mendapatkan perlakuan yang sama. Baik unutk pemain impor yang datang pada awal musim ataupun di tengah-tengah kompetisi.
 
Pengetatatan aturan ini merupakan buntut dari masalah postur guard anyar Hangtuah, Bryquis Perine. Bryque Perine terpaksa dipulangkan pada Minggu, 10 Februari lalu, karena tingginya 190 cm, dua centimeter lebih tinggi dari ketentuan seorang 'small man' IBL, yang maksimal 188 centimeter.

Baca: 4 Kandidat Juara MotoGP Versi Jorge Lorenzo

Bryquis sudah tampil satu laga IBL 2018-2019 untuk Hangtuah tepatnya di seri ketujuh dalam laga kontra Stapac, Jumat 8 Februari, di Malang.
 
Menurut Hasan, Gozali Bryquis bisa tampil dalam laga kontra Stapac karena dia tiba menjelang pertandingan. Bila dia tiba lebih awal, kemungkinan Byrquis akan dipulangkan.
 
"Begitu dia sampai di Malang, kami langsung melakukan pengukuran fisik. Waktu itu wakil Stapac juga menyaksikan dan tahu situasinya. Namun gim sudah mau mulai dan kami putuskan dia dapat bermain sambil kami mencari solusi. Stapac tidak mempermasalahkan ini. Setelah itu baru diputuskan bahwa kami membatalkan kehadiran Bryquis di IBL. Seandainya dia sampai setidak-tidaknya sehari sebelum pertandingan itu, mungkin dia tidak akan bermain," beber Hasan. (antara)
 
Video: Kemana Langkah Liliyana Natsir?
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi