M. Zidane tampil impresif sejak awal balapan dengan berhasil meraih holeshot, dengan start yang sangat baik dan agresif.
Sepanjang jalannya race, ia mampu menjaga ritme dan bersaing di barisan depan hingga akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kedua.
Namun setelah balapan usai, pihak penyelenggara menjatuhkan penalti 30 detik kepada M. Zidane atas dugaan manuver berbahaya saat bendera kuning berkibar di lintasan. Hal ini mengakibatkan posisinya harus turun satu peringkat menjadi posisi ketiga.
Terlepas dari penalti 30 detik yang diberikan, performa M. Zidane sepanjang balapan cukup menjanjikan. Ia menunjukkan kecepatan, konsistensi, serta kemampuan bertarung di level kompetitif, sekaligus kembali mempersembahkan podium bagi Indonesia dalam ajang internasional ini.
Sebelumnya di round 4 yang berlangsung sehari sebelumnya, Zidane juga sukses menyabet podium kedua.
“Tentu ada rasa kecewa (turun ke P3), tapi itu bagian dari balapan. Yang terpenting, saya tahu kemajuan saya dan tim sangat positif. Hasil ini tentu tidak mudah diterima, tapi saya tidak akan berhenti di sini. Justru ini jadi motivasi untuk membuktikan lebih di race berikutnya,” kata Zidane.
Usai FMSCT Thailand Motocross Round 5, M. Zidane berhasil mengoleksi 32 Poin, yang menempatkan namanya di posisi 9 besar klasemen pembalap sementara.
Sementara itu, Team Principal Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto mengapresiasi performa debut Zidane bersama motor Ducati Desmo450 MX.
“Meskipun harus turun satu peringkat akibat keputusan penalti dari pihak penyelenggara, bagi kami Zidane tetaplah juara Indonesia. Kami akan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi, dan tentunya akan kembali lebih siap serta lebih kuat untuk menghadapi balapan berikutnya,” pungkas Jimmy Budhijanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News