Honda Odyssey biru racikan Audioworkshop Jogja terus ingin jajal panggung Asia. (Foto: Istimewa)
Honda Odyssey biru racikan Audioworkshop Jogja terus ingin jajal panggung Asia. (Foto: Istimewa)

Honda Odyssey Audioworkshop Jogja, Dari Juara Nasional Menuju Asia

Kautsar Halim • 13 Agustus 2026 22:05
Ringkasnya gini..
  • Honda Odyssey racikan Audioworkshop Jogja berhasil meraih berbagai gelar nasional, termasuk National Champion CAN 2025/2026, EMMA Heat Semarang, dan MSF National Champion.
  • Mobil tersebut kembali mencuri perhatian setelah menjadi Juara 1 BlackAuto Battle usai melewati penilaian tiga asosiasi car audio berbeda.
  • Setelah menguasai kompetisi nasional, Andy Setiawan kini mempersiapkan Odyssey tersebut untuk menguji kemampuan di panggung car audio Asia.
Yogyakarta: Perjalanan panjang sebuah mobil kompetisi tidak selalu berhenti setelah meraih kemenangan. Hal itu dibuktikan oleh Honda Odyssey biru racikan Audioworkshop Jogja yang terus mencatatkan prestasi di berbagai ajang car audio nasional.
 
Di balik kemudi proyek tersebut terdapat sosok Andy Setiawan, installer sekaligus tuner yang telah lebih dari dua dekade berkecimpung dalam dunia car audio. Setelah mengumpulkan berbagai gelar bergengsi di Indonesia, Odyssey ini kini dipersiapkan untuk menghadapi tantangan baru di level Asia.
 
Sejumlah pencapaian telah berhasil diraih, mulai dari National Champion CAN 2025/2026, Juara 1 EMMA Heat Semarang, hingga MSF National Champion untuk kategori DSP Amp dan Outlaw. Kelas Outlaw sendiri merupakan salah satu kategori tertinggi dalam kompetisi MSF.

Prestasi terbaru datang melalui ajang BlackAuto Battle, ketika Honda Odyssey Audioworkshop Jogja berhasil keluar sebagai juara pertama setelah bersaing dengan 14 mobil dari berbagai wilayah, mulai dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Jawa Barat.
 

BlackAuto Battle Uji Sistem Audio dengan Tiga Standar Penjurian


Kemenangan Honda Odyssey di BlackAuto Battle menjadi pencapaian penting karena kompetisi tersebut memberikan tantangan berbeda dibandingkan ajang car audio lainnya.
 
Para peserta tidak hanya menghadapi satu standar penilaian, tetapi diuji melalui tiga asosiasi sekaligus, yaitu CAN, EMMA, dan USACI. Setiap asosiasi memiliki pendekatan berbeda dalam menilai kualitas sebuah sistem audio, mulai dari karakter suara, instalasi, hingga kemampuan tuning.
 
Honda Odyssey Audioworkshop Jogja mampu menunjukkan konsistensi performa dan menjadi yang terbaik dari 14 peserta yang tampil.
 
Bagi Andy Setiawan, kemenangan tersebut bukan hanya tentang mendapatkan trofi, tetapi juga pembuktian bahwa sebuah mobil kompetisi harus memiliki fondasi sistem yang kuat.
 
"Saya ingin mobil ini mempunyai fundamental suara yang benar. Bukan hanya bagus untuk satu regulasi atau satu juri. Ketika dinilai dengan standar berbeda, kualitasnya tetap harus bisa berbicara," ujar Andy.
 
Menurutnya, sebuah sistem audio yang baik tidak seharusnya hanya dibuat untuk mengejar karakter satu kompetisi tertentu. Kualitas suara harus tetap mampu bertahan ketika diuji menggunakan berbagai standar penilaian.
 

Lebih dari 20 Tahun Pengalaman Membentuk Karakter Odyssey


Honda Odyssey tersebut dibangun langsung di Audioworkshop Jogja, Jalan Magelang KM 8 No. 72, Yogyakarta, dengan Andy Setiawan terlibat penuh dalam proses instalasi hingga tuning.
 
Bagi Andy, dunia car audio kompetisi bukan hanya tentang memilih perangkat terbaik. Banyak faktor yang menentukan hasil akhir, mulai dari pemilihan komponen, konstruksi instalasi, posisi speaker, pengaturan crossover, fase, time alignment hingga proses tuning.
 
Pengalaman lebih dari 20 tahun membuat Andy memahami bahwa setiap detail memiliki peran besar dalam membangun sistem audio kompetisi.
 
Namun, bagi Andy, sebuah mobil kompetisi tidak pernah benar-benar selesai. Setiap perlombaan menjadi ruang evaluasi untuk menemukan kekurangan dan mencari peluang pengembangan berikutnya.
 
"Menang tentu membanggakan, tetapi piala bukan berarti mobil ini sudah sempurna. Setelah kompetisi kami selalu kembali melakukan evaluasi. Dari situ biasanya muncul ide tentang apa yang harus diperbaiki untuk pertandingan berikutnya," kata Andy.
 
Filosofi tersebut yang membuat Honda Odyssey terus mengalami perkembangan dari satu kompetisi ke kompetisi berikutnya.
 

Setelah Dominasi Nasional, Odyssey Bidik Panggung Asia


Berbagai gelar nasional yang telah diraih tidak membuat Andy Setiawan berhenti mengembangkan proyek Honda Odyssey tersebut.
 
Sebaliknya, kemenangan menjadi langkah awal menuju target yang lebih besar, yaitu membawa karya Audioworkshop Jogja bersaing di kompetisi car audio Asia.
 
Target tersebut bukan sekadar mengejar tambahan gelar. Andy ingin mengukur sejauh mana kualitas instalasi dan tuning karya Indonesia mampu bersaing dengan sistem audio terbaik dari berbagai negara.
 
"Target berikutnya Asia. Saya ingin membawa mobil ini lebih jauh dan melihat sejauh mana karya kita dari Indonesia bisa bersaing di level tersebut," ungkap Andy.
 
Tantangan menuju level Asia tentu tidak mudah. Standar kompetisi internasional membutuhkan konsistensi tinggi, baik dari sisi instalasi, karakter suara, maupun kesiapan sistem saat menghadapi berbagai gaya penjurian.
 
Namun, perjalanan panjang Andy di dunia car audio membuatnya percaya bahwa proses belajar tidak pernah berhenti.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan