Lifter junior Indonesia, Muhammad Faathir (kanan) (Ist)
Lifter junior Indonesia, Muhammad Faathir (kanan) (Ist)

Angkat Besi

Kejutan, M. Faathir Raih Tiga Emas dan Pecahkan Dua Rekor Dunia

Olahraga angkat besi
Gregorius Gelino • 16 Februari 2020 00:23
Tashkent: Lifter junior Indonesia, Muhammad Faathir membuat kejutan pada Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia 2020. Tampil di Uzbekistan Sports Complex, Uzbekistan, Sabtu, 15 Februari, malam WIB, remaja kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur, 21 Mei 2003 ini bukan hanya meraih tiga medali emas tetapi juga memecahkan dua rekor dunia.
 
Tampil di kelas 61kg putra, Faathir yang diproyeksikan bakal menggantikan Eko Yuli Irawan meraih ketiga emas dari angkatan Snatch 119kg, Clean and Jerk 153kg dan total angkatan 273kg. Sedangkan dua rekor dunia dibuat Faathir untuk angkatan Snatch yang tadinya 153kg menjadi 154kg dan total angkatan yang semula 272kg menjadi 273kg. 
 
"Setelah Windy Cantika yang berusia 19 tahun meraih dua emas dan memecahkan rekor dunia pada SEA Games XXX Filipina 2019, kini muncul M Faathir membuat kejutan dengan meraih tiga medali emas sekaligus memecahkan dua rekor dunia pada Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia 2020," kata Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Olimpiade, Dirdja Wihardja yang dihubungi melalui telepon selular.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keduanya adalah the next generation yang bakal diandalkan pada event SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade ke depan," lanjutnya.
 
Prestasi yang dicapai M Faathir tidak instan. Pasalnya, lifter yang menghuni Sekolah Olahraga Ragunan Jakarta itu sudah mulai bergabung dalam pelatnas angkat besi Asian Games 2018. 
 
"Faathir itu sudah menjalani pelatnas setahun lebih. Saat itu, kita memang sengaja merekrut Faathir agar merasakan atmosfer dalam pelatnas Asian Games 2018," jelas Dirdja.
 
"Kini, hasilnya memang cukup menggembirakan dimana dia terpacu untuk bisa meraih prestasi seperti lifter seniornya dengan mengukir prestasi cemerlang di Uzbekistan," urainya.
 
Tiga medali perak kelas 61kg putra direbut lifter India, Gogoi Sidharta dengan angkatan Snatch 118kg, Clean and Jerk 151kg dan Total angkatan 269kg. Sedangkan tiga medali perunggu jatuh ke tangan lifter Kazakhstan, Sairamkez Akmolda dengan angkatan Snatch 117kg, Clean and Jerk 150kg, dan total angkatan 267kg.  
 
Sayangnya, prestasi yang dicapai M Faathir tidak diikuti dua lifter putri. Turun di kelas 59kg, Putri Aulia Andriani hanya meraih perunggu untuk angkatan Snatch 78kg dan  Tsabitha Alfiah Ramadani hanya meraih perak untuk angkatan Snatch 92kg.
 
Video: Perebut Piala Uber Pertama Kali, Tati Sumirah Tutup Usia
 
 
 
(GRG)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif