Tim Sepak Bola Korea Selatan berhasil meraih medali emas di Asian Games usai mengalahkan Jepang. (Foto: Reuters)
Tim Sepak Bola Korea Selatan berhasil meraih medali emas di Asian Games usai mengalahkan Jepang. (Foto: Reuters)

Asian Games 2026

Korea Selatan Perketat Aturan Pembebasan Wamil Atlet usai Asian Games 2026

Kautsar Halim • 07 Oktober 2026 22:21
Ringkasnya gini..
  • Korea Selatan berencana memperketat pembebasan wamil bagi atlet setelah kontroversi selebrasi pemain sepak bola di Asian Games 2026.
  • Menteri Choi Hwi-young menilai aturan tersebut perlu dievaluasi karena pandangan masyarakat terhadap keadilan dan wajib militer telah berubah.
  • Evaluasi ini berpotensi memengaruhi atlet penerima insentif, termasuk 20 pemain sepak bola, 16 atlet bisbol, dan pegolf Tom Kim.
Seoul: Pemerintah Korea Selatan berencana meninjau ulang dan memperketat kebijakan pembebasan wajib militer (wamil) bagi atlet berprestasi. Wacana tersebut mencuat setelah selebrasi kontroversial sejumlah atlet pada Asian Games 2026 memicu kritik publik terkait keadilan sosial.

Aturan di Korea Selatan mewajibkan seluruh pria berbadan sehat menjalani dinas militer selama 18 hingga 21 bulan sebelum berusia 28 tahun.

Namun, pemerintah memberikan insentif berupa pengurangan masa dinas bagi atlet yang meraih medali emas di Asian Games atau medali apa pun di Olimpiade.

Atlet yang menerima fasilitas tersebut hanya perlu mengikuti pelatihan dasar selama beberapa pekan dan menyelesaikan program pelayanan masyarakat.
   

Kontroversi Pembebasan Wamil Memanas usai Korea Juara


Polemik kembali memanas setelah Timnas Korea Selatan mempertahankan medali emas Asian Games dengan mengalahkan Jepang pada laga final, pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Hasil tersebut membuat 20 dari 23 pemain skuad yang mayoritas berusia di bawah 23 tahun mendapat fasilitas pembebasan Wamil.

Namun, komentar dan unggahan sejumlah pemain justru memicu kemarahan publik. Pemain Tottenham Hotspur, Yang Min-hyeok, menyebut kepada awak media bahwa "hadiah sebenarnya" dari ajang tersebut adalah pembebasan wamil, bukan medali emas.
 
Euforia serupa ditunjukkan oleh kapten tim Lee Gi-hyuk dan bek Park Seung-soo yang mengunggah simbol pembebasan dinas di media sosial. Meski ketiganya telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, reaksi negatif publik terus berlanjut.
 

Pemerintah Korea Selatan Berencana Ubah Aturan Wamil Atlet


Merespons tekanan publik, Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, Choi Hwi-young, mengonfirmasi rencana perubahan regulasi tersebut di hadapan Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Nasional pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Choi mengakui insentif tersebut memiliki peran positif pada masa lalu. Namun, ia menilai regulasi perlu menyesuaikan perkembangan nilai-nilai di masyarakat.

"Memang benar sistem ini telah membantu para seniman dan atlet berprestasi untuk mempertahankan dan mengembangkan kemampuan mereka," kata Choi seperti dikutip dari Associated Press.

"Namun, nilai-nilai terkait keadilan dan pandangan masyarakat terhadap wajib militer telah berubah. Saya setuju bahwa sistem ini perlu ditinjau kembali secara menyeluruh," tegasnya.
 
Pada Asian Games 2026, kontingen Korea Selatan finis di peringkat ketiga klasemen akhir dengan torehan 39 medali emas, 43 perak, dan 68 perunggu.

Selain cabor sepak bola, fasilitas pembebasan wajib militer juga didapatkan oleh 16 atlet bisbol serta pegolf profesional Tom Kim setelah meraih medali emas.

Evaluasi regulasi yang tengah disiapkan tersebut akan berdampak pada kebijakan insentif bagi atlet Korea Selatan di ajang internasional mendatang.

(Ahmad Raul)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan