Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah. (Foto: Instagram @rjuniansyah_)
Atlet angkat besi Indonesia, Rizki Juniansyah. (Foto: Instagram @rjuniansyah_)

Asian Games 2026

Rizki Juniansyah Mendadak Hilang dari Daftar Asian Games 2026, Ada Apa?

Alfa Mandalika • 25 September 2026 18:24
Ringkasnya gini..
  • Nama Rizki Juniansyah tidak tercantum dalam daftar peserta angkat besi Asian Games 2026 kelas 85 kilogram putra, meski sebelumnya dipersiapkan tampil di nomor tersebut.
  • Rizki merupakan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan sebelumnya disebut sebagai salah satu lifter andalan Indonesia.
  • Hingga Jumat, 25 September 2026, KOI dan PB PABSI belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan namanya tidak tercantum dalam daftar peserta.
Jakarta: Nama lifter Indonesia Rizki Juniansyah hilang dari daftar peserta cabang olahraga angkat besi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Padahal, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 itu sebelumnya dipersiapkan tampil di kelas 85 kilogram putra.
 
Ketiadaan nama Rizki diketahui dari daftar peserta yang ditampilkan pada situs resmi Asian Games 2026. Namanya tidak tercantum dalam daftar kelas 85 kilogram putra, baik Grup A maupun Grup B.
 

Rizki Sebelumnya akan Tampil di Kelas 85 Kg

 
Rizki sejatinya menjadi salah satu andalan Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) di Asian Games 2026. Ia sebelumnya diproyeksikan turun di kelas 85 kilogram setelah bertukar kelas dengan seniornya, Rahmat Erwin Abdullah.
 
"Saya turun di kelas 85kg karena saya change dengan senior saya (Rahmat Erwin Abdullah), dan memang jatahnya satu orang satu kelas dan akhirnya saya yang 85kg," kata Rizki beberapa waktu lalu.
 
Sebelumnya, Rizki memang direncanakan tampil di kelas tersebut. Media Indonesia pada Agustus juga melaporkan Rizki dan Rahmat diproyeksikan turun di kelas berbeda, dengan Rizki menempati kelas 85 kilogram putra.
 
Cabang angkat besi Asian Games 2026 telah dimulai pada 23 September. Indonesia langsung mengamankan medali melalui Luluk Diana Tri Wijayana yang meraih perunggu di kelas 49 kilogram putri.
   

Pada 24 September, Ricko Saputra tampil di kelas 60 kilogram putra, sedangkan Eko Yuli Irawan bertanding di kelas 65 kilogram putra. Sementara itu, kelas 85 kilogram putra yang sebelumnya diproyeksikan menjadi nomor Rizki dijadwalkan berlangsung pada 28 September.
 
Rizki sebelumnya masih menjadi bagian dari persiapan Indonesia menuju Asian Games 2026. Dalam pemberitaan sebelum ajang berlangsung, ia disebut sebagai salah satu dari delapan lifter yang disiapkan PB PABSI.
 
Selain Rizki, sektor putra Indonesia sebelumnya diisi Ricko Saputra, Eko Yuli Irawan, dan Rahmat Erwin Abdullah. Sementara sektor putri terdiri dari Luluk Diana Tri Wijayana, Juliana Klarisa, Natasya Beteyob, dan Indah Afriza.
 
Rizki juga sempat mengungkapkan bahwa dirinya menjalani penyesuaian persiapan setelah mengalami cedera bahu. Ia mengatakan kondisinya telah membaik dan siap tampil maksimal di Asian Games 2026.
 

Belum Ada Penjelasan Resmi

 
Hilangnya nama Rizki dari daftar peserta kemudian menimbulkan pertanyaan karena sebelumnya ia dipersiapkan tampil di kelas 85 kilogram. Namun, hingga Jumat, 25 September 2026, belum ada penjelasan resmi dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) maupun PB PABSI mengenai alasan nama Rizki tidak tercantum dalam daftar peserta.
 
Dengan demikian, belum dapat dipastikan apakah ketidaktercantuman tersebut berkaitan dengan persoalan administrasi, kondisi atlet, atau faktor lainnya. Informasi resmi dari KOI dan PB PABSI masih diperlukan untuk memastikan status Rizki di Asian Games 2026

(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan