Jelang Asian Games 2018

Fokus Persiapan Akhir, PABBSI Larang Atletnya Bertemu Media

Kautsar Halim 10 Agustus 2018 14:53 WIB
asian games 2018DutaSuporterID
Fokus Persiapan Akhir, PABBSI Larang Atletnya Bertemu Media
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan terduduk setelah gagal melakukan angkatan
Jakarta: Tim angkat besi Indonesia punya cara tersendiri untuk mempersiapkan diri menuju Asian Games 2018 yang tinggal beberapa hari lagi. Menurut Eko Yuli Irawan, seluruh atletnya tidak diperkenankan bertemu wartawan atau melakukan wawancara. 

Eko sendiri merupakan salah satu atlet angkat besi andalan Indonesia yang bakal tampil di nomor 62 kg. Dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa atas regulasi tersebut karena instruksinya datang langsung dari Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI), Joko Pramono.

"Mohon maaf banget sebelumnya. Berhubung Asian Games makin mepet, saya diminta Waketum untuk fokus dengan persiapan dan tidak boleh diganggu media hingga pertandingan nanti," kata Eko saat dihubung Medcom.id.


"Sekali lagi saya minta maaf, soalnya sudah sering kena tegur juga sama Waketum," tambahnya.

Klik: Kalah di Perempat Final, Permainan Marcus/Kevin Sudah Terbaca

Kendati demikian, bukan berarti PB PABSSI menutup diri terhadap rekan-rekan media. Dijelaskan Eko, rekan-rekan wartawan masih bisa menelusuri perkembangan tim angkat besi Indonesia melalui manajer atau pelatih.

"Jadi, kalau pun ada media cuma boleh wawancara pelatih atau manajer tim angkat besi saja," pungkas pemilik medali perak Olimpiade 2012 tersebut.

Tim angkat besi Indonesia menyiapkan 13 atletnya untuk mengarungi Asian Games 2018. Tujuh di antaranya atlet putra dan enam lainnya  atlet putri. PB PABBSI optimistis para atletnya bisa menyabet dua emas, namun Kemenpora memberikan target satu medali emas.

 



(KAU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id